Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu kegiatan di tambang Adaro Energy, Dok B1photo

Salah satu kegiatan di tambang Adaro Energy, Dok B1photo

Kurs Ditetapkan, Total Dividen Adaro Energy (ADRO) Hampir Rp 5 Triliun

Senin, 3 Januari 2022 | 17:16 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) menetapkan kurs konversi pembagian dividen interim sebesar Rp 14.278 per USD. Dengan nilai tukar tersebut, total dividen yang akan diberikan kepada pemegang saham sebesar Rp 4,99 triliun.

Sekretaris Perusahaan Adaro Energy Mahardika Putranto menjelaskan, total dividen interim tahun 2021 yang akan diberikan mencapai 31,2 miliar saham dengan harga Rp 160,16 per saham.

"Kami informasikan kurs konversi pembagian dividen interim tahun buku 2021 yang mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia 3 Januari 2022 adalah sebesar Rp 14.278 per USD," ujar dia dalam keterbukaan informasi, Senin (3/1).

Baca juga: Adaro (ADRO) Sabet Proper Emas untuk Keempat Kali

Sesuai jadwal, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi akan dilakukan pada 29 Desember 2021. Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 30 Desember 2021. Cum dividen di pasar tunai pada 3 Januari 2022 dan ex dividen di pasar tunai pada 4 Januari 2022. Pembayaran dividen akan dilakukan paad 14 Januari 2022.

Terkait kinerja, solidnya harga jual batu bara dan volume produksi yang diekspektasi meningkat pada semester II tahun 2021 bakal mendorong laju pertumbuhan kinerja keuangan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) lebih pesat dari perkiraan.

“Kami memperkirakan peningkatan kinerja keuangan Adaro Energy terus berlanjut dalam dua kuartal ke depan. Seperti pada kuartal III-2021, peningkatan akan ditopang oleh harga jual batu bara dan kondisi cuaca yang diekspektasi lebih kering untuk penambangan,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Stefanus Darmagiri dalam risetnya.

Baca juga: Adaro Energy (ADRO) Bangun Smelter US$ 728 Juta di Kalimantan

Meski realisasi volume produksi batu bara perseroan pada semester I-2021 lebih rendah dibandingkan perkiraan, dia menyebutkan bahwa Adaro Energy tetap akan mampu mewujudkan target sebanyak 52-54 juta ton tahun 2021 dibandingkan tahun 2020 54,5 juta ton.

Sebab itu, BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target kinerja keuangan Adaro Energy tahun 2021-2022. Penguatan kinerja keuangan sudah terlihat dalam laporan keuangan semester I-2021. Adapun target laba bersih tahun 2021 dinaikkan menjadi US$ 441 juta dari US$ 292 juta. Begitu juga dengan pendapatan dinaikkan menjadi US$ 3,18 miliar dari US$ 2,68 miliar.

Editor : Gita Rossiana (gita.rossiana@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN