Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu lini usaha PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC). Foto: Perseroan

Salah satu lini usaha PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC). Foto: Perseroan

Ini Alasan di Balik Rencana IPO Autopedia (ASLC)

Selasa, 4 Januari 2022 | 08:43 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) akan melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Perseroan bakal melepaskan 20% dari modal yang ditempatkan dengan harga penawaran Rp 200-276 per lembar sahamnya.

Adapun pada 28 Desember 2021, perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, mulai dari lelang mobil dan motor, jual beli mobil online, dan penyedia data harga mobil dan motor ini telah mendapatkan surat izin pra-efektif dan izin publikasi dari Otoritas jasa Keuangan (OJK).

Advertisement

Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari Tbk Jany Candra mengungkapkan, pencapaian ini merupakan milestone penting bagi perseroan karena momen ini akan menjadi pondasi utama bagi ASLC mengembangkan O2O business model untuk jual beli kendaraan bekas dengan melakukan transformasi teknologi dan digitalisasi lelang otomotif serta menciptakan ekosistem jual beli mobil bekas yang lebih terintegrasi.

Baca juga: IPO, Autopedia Sukses Lestari Incar Dana Segar Rp 703,59 Miliar

“Keputusan untuk melakukan IPO saat ini merupakan bagian dari strategi perseroan untuk menangkap peluang bisnis kendaraan bekas yang masih terfragmentasi di Indonesia. Sehingga, perseroan hadir untuk mengembangkan wadah baik untuk bisnis lelang maupun jual beli kendaraan bekas untuk penjual dan pembeli melalui platform JBA Indonesia dan Caroline.id,” jelas Jany Candra dalam keterangan resmi, Selasa (4/1).

Selain itu, perseroan juga mengembangkan Cartalog yaitu engine pricing platform yang menggunakan teknologi revolusioner artificial intelligence untuk memberikan harga adil kepada semua pemain dalam industri otomotif.

Berdasarkan prospektus ringkas yang telah diterbitkan, perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya sebesar 2.549.271.000 lembar saham atau sebesar 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana saham dengan harga penawaran Rp 200 hingga Rp 276 per lembar sahamnya. 

Baca juga: Terapkan ESG, Adi Sarana Armada (ASSA) Masuk Indeks Baru BEI

Jany menjelaskan bahwa dana yang diperoleh dari hasil IPO sebagian besar akan digunakan perseroan untuk operasional kegiatan usaha baru yang akan mulai beroperasi secara penuh pada awal tahun 2022, yaitu usaha jual beli kendaraan bekas baik online maupun offline.

Seiring dengan upaya tersebut, perseroan juga akan memperluas jaringan dan meningkatkan inventori kendaraan bekas sebagai upaya untuk memberikan pilihan yang semakin bervariatif lokasi yang lebih terjangkau serta kenyamanan bertransaksi bagi konsumen potensial

“Hal ini merupakan bukti perseroan dalam mengembangkan lini bisnisnya di masa depan,” ujarnya.

Untuk saat ini perseroan masih fokus untuk pengembangan bisnis yang sudah ada dan memperkuat fundamental perusahaan dengan melakukan inovasi-inovasi teknologi berbasis digital.

“Untuk rencana bisnis di tahun depan diharapkan perseroan terus memaksimalkan upaya-upaya transformasi digital untuk menciptakan ekosistem otomotif berbasis digital yang terintegrasi dengan teknologi yang mutakhir,” tutup Jany.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN