Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lokasi Tambang PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) di Minahasa Utara. (BSHM/Gita Rossiana)

Lokasi Tambang PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) di Minahasa Utara. (BSHM/Gita Rossiana)

Pit Archi Indonesia (ARCI) ada yang Rusak, Bagaimana Kegiatan Tambang?

Selasa, 4 Januari 2022 | 15:39 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTAinvestor.id - PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) menghentikan sementara waktu kegiatan penambangan di salah satu pit atau lokasi penambangan milik PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) di Sulawesi Utara. Penghentian kegiatan itu karena adanya kerusakan di pit tersebut.

Wakil Direktur Utama Archi Indonesia Rudy Suhendra menjelaskan, tingginya curah hujan mengakibatkan penurunan tanah, kerusakan jalan dan kerusakan badan sungai. Bersamaan dengan itu, dinding kerja tambang di salah satu pit milik TTN mengalami kerusakan yang menyebabkan aliran sungai masuk ke dalam pit.

Baca juga: Terapkan Sejumlah Inisiatif, Archi Indonesia (ARCI) Optimis Lanjutkan Pertumbuhan di 2022

"Saat ini, kegiatan penambangan di pit tersebut telah dihentikan untuk sementara waktu," jelas Rudy dalam keterangan resmi, Selasa (4/1).

Sampai dengan saat ini, TTN telah menyampaikan informasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menanggulangi dampak dari kejadian tersebut dan melakukan tindakan lebih lanjut yang dibutuhkan. Archi Indonesia juga menyampaikan bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa atau luka.

Baca juga: Bangun Pembangkit Listrik Geothermal, ARCI dan Ormat Bentuk JV

Kejadian tersebut, lanjut Rudy berpotensi menghambat aktivitas penambangan di pit terkait serta kas ARCI selama proses perbaikan. Namun, kejadian ini tidak berdampak pada pit lainnya yang dimiliki oleh TTN, sehingga proses produksi di ​pit lainnya berjalan normal.

"Perseroan memiliki polis asuransi yang cukup komprehensif sehubungan dengan kerusakan dan business interruption," kata Rudy.

Editor : Gita Rossiana (gita.rossiana@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN