Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi batu bara di Australia. ( Foto: AFP )

Ilustrasi batu bara di Australia. ( Foto: AFP )

Ekspor Batubara Dilarang Sementara, Bagaimana Nasib Sahamnya?

Rabu, 5 Januari 2022 | 11:43 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Kebijakan pemerintah untuk menghentikan sementara ekspor batubara dinilai hanya berdampak sementara terhadap emiten yang bergerak di bidang tambang batubara. Terlepas dari kebijakan tersebut, saham batubara masih layak dikoleksi pada tahun ini.

Head of Investment PT Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe menjelaskan, sejauh ini produsen batubara masih mengamati kebijakan penghentian sementara ekspor tersebut. Produsen juga sedang meminta keringanan kepada pemerintah karena tidak semuanya melanggar ketentuan mengenai batas pemenuhan domestic market obligation (DMO).

“Yang tidak melanggar ketentuan harusnya dilepaskan,” ujar dia kepada Investor Daily, Rabu (5/1).

Baca juga: Waspadai Potensi Profit Taking Saham Batubara

Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan Bisman Bhaktiar menjelaskan, kebijakan larangan ekspor batubara ini tentunya sangat berpengaruh kepada emiten dan juga sahamnya. Namun, dia melihat dampaknya hanya sementara sehingga pengaruhnya tidak akan besar.

Baca juga: Saatnya Saham Batubara Bangkit

“Pelaku pasar akan wait and see beberapa saat melihat perkembangan kondisi dan bagaimana kebijakan pemerintah selanjutnya,” terang dia,

Bisman juga melihat larangan ekspor ini juga tidak akan diberlakukan dalam waktu lama. Karenanya, dalam beberapa waktu ke depan akan terjadi perubahan kebijakan pemerintah, seiring dengan pemulihan ketersediaan energi primer untuk pembangkit listrik milik PLN.

Editor : Gita Rossiana (gita.rossiana@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN