Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
MNC Group. Foto: IST

MNC Group. Foto: IST

MNC Investama (BHIT) Ungkap Manfaat Jual Saham Bhakti Coal ke IATA Rp 2 T

Rabu, 5 Januari 2022 | 12:17 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT MNC Investama Tbk (BHIT) menjelaskan manfaat penjualan 99,33% saham PT Bhakti Coal Resources (BCR) kepada PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) dengan total harga akuisisi Rp 2 triliun.

Direksi MNC Investama Tbk menjelaskan, dengan dilakukannya rencana transaksi itu akan memberikan manfaat bagi BHIT, antara lain perseroan dapat memaksimalkan kolaborasi di antara keempat pilar usaha perseroan, yaitu media, jasa keuangan, entertainment hospitality, dan e-commerce & digital demi mewujudkan ekosistem digital yang berkualitas untuk para pelanggan yang akan berdampak pada kondisi keuangan yang lebih baik dan dapat memberikan imbal balik kepada para pemegang saham.

Baca juga: Indonesia Transport & Infrastructure Jadi Induk Perusahaan Batu Bara MNC Group

“Meningkatkan likuiditas perseroan serta memperkuat arus kas dan permodalan perseroan dari hasil dana rencana transaksi. Memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham perseroan,” tulis Direksi MNC Investama dalam keterbukaan informasi dikutip pada Rabu (5/1).

Direksi juga menjelaskan, berdasarkan analisis inkremental dapat dilihat bahwa dengan dilakukannya rencana transaksi akan memperbaiki kinerja keuangan perseroan.

“Berdasarkan proyeksi laporan laba (rugi) perseroan tanpa rencana transaksi dan dengan rencana transaksi terlihat bahwa dengan dilakukannya rencana transaksi terdapat perubahan pada profitabilitas perseroan yang ditunjukkan dengan terdapat sedikit kenaikan pada proyeksi margin laba usaha dan margin laba bersih,” ungkap MNC Investama.

Baca juga: Indonesia Transport akan Disuntik Aset oleh Hary Tanoe Rp 2,6 Triliun

Rata-rata margin laba usaha selama periode proyeksi tanpa rencana transaksi adalah sebesar 40,83% dan rata-rata margin laba usaha selama periode proyeksi dengan rencana transaksi adalah sebesar 42,23%. Rata-rata margin laba bersih selama periode proyeksi tanpa rencana transaksi adalah 28,79% dan rata-rata margin laba bersih selama periode proyeksi dengan rencana transaksi adalah 29,54%.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN