Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Grand Kamala Lagoon di Bekasi, salah satu proyek PP Properti. Foto: Perseroan.

Grand Kamala Lagoon di Bekasi, salah satu proyek PP Properti. Foto: Perseroan.

Dimulai, Penawaran Umum Obligasi PP Properti (PPRO) Rp 1,1 Triliun

Jumat, 7 Januari 2022 | 12:32 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT PP Properti Tbk (PPRO) menggelar penawaran umum untuk obligasi berkelanjutan II tahap IV sebesar Rp 1,1 triliun pada 7-11 Januari 2022. Surat utang tersebut merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) II senilai total Rp 2,4 triliun.

Adapun tanggal penjatahan pada 12 Januari 2022. PT Bahana Sekuritas, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM) bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi PP Properti.

Obligasi yang mendapat peringkat BBB- dari Pefindo ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali sertifikat jumbo obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Jumlah pokok obligasi yang ditawarkan sebesar Rp 320 miliar yang dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment) dan terdiri atas dua seri. “Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih seri obligasi yang dikehendaki,” ungkap manajemen PP Properti dalam keterangan resmi, Jumat (7/1).

Baca juga: Banyak Katalis Positif, Saham PP Properti Layak Investasi

Seri A menawarkan bunga 9,6% per tahun dengan jangka waktu 370 hari kalender sejak tanggal emisi. Jumlah pokok obligasi seri A ditawarkan sebesar Rp 157 miliar, yang dijamin secara kesanggupan penuh. Pembayaran obligasi seri A dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% dari jumlah pokok obligasi seri A pada tanggal pelunasan 24 Januari 2023.

Seri B menawarkan bunga 10,6% per tahun dengan tenor 3 tahun. Jumlah pokok obligasi seri B ditawarkan sebesar Rp 163 miliar. Pembayaran obligasi seri B akan dilakukan secara penuh sebesar 100% pada tanggal pelunasan 14 Januari 2025.

Sisa dari jumlah pokok obligasi PPRO yang ditawarkan sebanyak-banyaknya sebesar Rp 780 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah dalam penjaminan terbaik tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka sisanya tidak menjadi kewajiban perseroan untuk menerbitkan obligasi tersebut.

Baca juga: Mantap! PP Properti Bidik Pasar Ibu Kota Baru

Sementara itu, bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan. “Pembayaran bunga pertama pada 14 April 2022, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus pelunasan pokok obligasi, yaitu pada 24 Januari 2023 untuk seri A dan 14 Januari 2025 untuk seri B,” jelas manajemen.

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk membayar utang pokok dari obligasi berkelanjutan II tahap II tahun 2021 sebesar Rp 300 miliar. Sisanya sebagai modal kerja perseroan, yang dialokasikan untuk biaya konstruksi proyek Mazhoji.

Sebelumnya, PPRO telah menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap III tahun 2021 senilai Rp 341 miliar; obligasi berkelanjutan II tahap II tahun 2021 sebesar Rp 300 miliar; obligasi berkelanjutan II tahap I tahun 2020 senilai Rp 416,46 miliar. Untuk obligasi berkelanjutan II tahap V dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN