Menu
Sign in
@ Contact
Search
Semacom Integrated (SEMA), Foto: perseroan

Semacom Integrated (SEMA), Foto: perseroan

Resmi Listing, Semacom Integrated (SEMA) akan Garap Pasar Mobil Listrik

Senin, 10 Jan 2022 | 09:16 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Semacom Integrated Tbk (SEMA) secara resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Januari 2022. Dengan tercatat di bursa diharapkan bisa mendukung rencana SEMA untuk masuk ke pasar mobil listrik.

Adapun Semacom Integrated melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan harga Rp 180 per saham dengan melepas 347 juta saham baru atau setara 25,76% dari total modal perseroan. Selama masa penawaran, investor cukup antusias memburu saham emiten produsen panel listrik ini, terlihat dari permintaan investor yang melebihi pesanan (oversubscribed) 40 kali dari dari porsi pooling.

Selain melakukan IPO, perseroan juga akan menerbitkan Waran Seri I dengan nilai maksimal 173,50 juta waran I sebagai pemanis (sweetener). Dana dari hasil IPO tersebut seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja perseroan seperti untuk pembelian persedian, biaya research and development, serta biaya pemasaran dan promosi. 

Baca juga: Semacom Integrated (SEMA) IPO, Cek Harga Penawarannya

Advertisement

"Sedangkan dana yang diperoleh Semacom Integrated dari pelaksanaan Waran Seri I akan digunakan untuk modal kerja, seperti pembelian persediaan serta biaya pemasaran dan promosi," jelas Direktur Utama Semacom Integrated Rudi Hartono Intan dalam keterangan resmi, Senin (10/1).

Rudi mengatakan, IPO ini akan memacu SEMA untuk meningkatkan kinerjanya kedepan. Rudi optimis bisnis SEMA akan semakin moncer seiring dengan komitmen pemerintah yang ingin mengoptimalkan sumber energi baru terbarukan (EBT) sebagai sumber energi alternatif. Terlebih Indonesia menjadi salah satu negara dengan potensi sumber EBT sangat melimpah.

"Dengan mempertimbangkan potensi bisnis yang ada, dan kebijakan pemerintah yang mendukung pengembangan modul surya sebagai bagian dari energi terbarukan, kami telah mempertimbangkan dan mengkaji pengembangan bisnis untuk pengerjaan Inverter Modul Surya dan BOS (Balance of System) Modul Surya," sambung dia.

Baca juga: IPO, Semacom Integrated (SEMA) Tetapkan Harga Rp 180 per Saham 

Selain itu, Semacom Integrated juga membidik pasar mobil listrik dengan memberikan dukungan dalam membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) . Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk mengembangkan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) atau battery electric vehicle untuk transportasi jalan.

"Kami juga membidik pasar penyedia energi melalui produksi baterai untuk keperluan perusahaan telekomunikasi dan SPKLU," pungkas Rudi.

Terkait dengan kinerja, hingga Juni 2021, SEMA mencetak pendapatan Rp 60,9 miliar atau naik 33,76% dari Rp 45,53 miliar pada Juni 2020. Untuk laba bruto, tercatat sebesar Rp 19,36 miliar atau naik dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 13,82 miliar. 

Sedangkan untuk laba per saham yaitu sebesar Rp 5,93 per lembarnya. Sementara itu untuk laba bruto terhadap penjualan pada periode tersebut mengalami kenaikan sebesar 31,79% atau lebih tinggi dibandingkan kenaikan pada tahun sebelumnya sebesar 29,68%.

Editor : Gita Rossiana (gita.rossiana@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com