Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kendaraan di IPCC. Foto: IPCC

Kendaraan di IPCC. Foto: IPCC

Inbreng Saham Pelindo Tuntas, Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Siap Tancap Gas

Senin, 10 Januari 2022 | 13:12 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) siap tancap gas setelah selesainya proses pengalihan atau inbreng saham dari PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) kepada subholding PT Pelindo Multi Terminal resmi pada 3 Januari 2022.

Direktur Utama Indonesia Kendaraan Terminal Rio T.N Lasse menyampaikan apresiasi dan harapannya pascaterjadinya inbreng saham tersebut di mana akan membantu dan memperkuat posisi IPCC dalam melakukan ekspansi di sejumlah pelabuhan, khususnya pelabuhan yang sebelumnya dimiliki oleh Pelindo I, III, IV.

Pelindo Inbreng Saham, Ini Nasib Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC)

“Kami, manajemen IPCC, tentunya menyambut baik dan mendukung terintegrasinya antar-Pelindo yang kini menjadi keluarga besar di bawah Pelindo sebagai holding,” kata Rio dalam keterangan resmi pada Senin (10/1).

Adanya pengklasteran pada Pelindo, terang Rio, juga dapat membantu memperkuat posisi IPCC untuk dapat bekerja sama dengan sejumlah pelabuhan yang menjadi incaran.

“Pasca-inbreng saham tuntas, support dari subholding akan membantu kami dalam merealisasikan sejumlah ekspansi dan kerja sama tersebut,” ungkap Rio,

Selain itu, tambah dia, adanya integrasi Pelindo juga dapat meningkatkan konektivitas dan standarisasi pelayanan pelabuhan guna mendukung penurunan biaya logistik nasional serta mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi nasional.

Dampak dari adanya merger memberikan kemudahan akses dalam mendekati maupun penjajakan kerja sama bisnis dengan sejumlah cabang tersebut. Hal ini karena semua cabang dan anak perusahaan telah berada dalam satu komando di bawah arahan Pelindo. Rio menyebutkan, dalam arahan Pelindo bahwa untuk menciptakan konektivitas antar wilayah maka dimungkinkan adanya kolaborasi di antara cabang dan anak perusahaan di bawah Pelindo.

Tidak hanya itu, Rio juga menyampaikan bahwa pencapaian tahun 2021 yang kian menunjukan pemulihan dan pasca-terintegrasinya Pelindo memberikan semangat bagi IPCC untuk terus mencapai pencapaian terbaiknya pada 2022. Sejumlah strategi penjajakan kerja sama, khususnya di dalam internal Grup Pelindo tengah dilakukan.

Baca juga: 76,89% Saham dialihkan ke Subholding, Pelindo Tetap Pengendali Jasa Armada (IPCM)

Di bawahnya, jelas Rio, Pelindo terdapat empat wilayah regional yang masing-masing terdapat cabang pelabuhan milik Pelindo. Regional 1 terdapat 15 cabang pelabuhan. Regional 2 terdapat 12 cabang pelabuhan. Regional 3 paling banyak terdapat 40 cabang pelabuhan. Dan, regional 4 terdapat 28 cabang pelabuhan. Total ada 95 cabang pelabuhan.

“Dengan melihat banyaknya cabang tersebut tentu menjadi potensi pasar yang bisa digarap dan dikerja-samakan dengan IPCC, khususnya untuk pelabuhan yang menjadi terminal roro,” papar Rio.

Dia menambahkan, untuk tahun 2022 ini IPCC merasa optimistis kerja sama dengan sejumlah pelabuhan secara bertahap dapat segera direalisasikan.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN