Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO CXO Putri Indahsari memperlihatkan aplikasi Allobank usai rights issue Bank Allo di Jakarta, Selasa (11/1/2022). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

CEO CXO Putri Indahsari memperlihatkan aplikasi Allobank usai rights issue Bank Allo di Jakarta, Selasa (11/1/2022). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Jelang Perdagangan Rights, Saham BBHI Justru Auto Reject Bawah

Rabu, 12 Januari 2022 | 15:10 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) melorot hingga auto reject bawah (ARB) setelah menguat sejak awal tahun. Harga saham BBHI terkoreksi Rp 500 (6,85%) menjadi Rp 6.800. Sedangkan level tertinggi harga saham BBHI setelah cum rights issue Rp 8.100.

Tidak hanya itu, pemodal asing juga merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham BBHI hingga Rp 6,28 miliar. Berdasarkan data BEI, harga saham BBHI menguat dari level akhir tahun Rp 7.075 menjadi Rp 10.150 pada 7 Januari. BBHI kembali lanjutkan penguatan dari harga teoritis Rp 5.675 setelah ditetapkan pada 10 Januari 2022 hingga mencapai Rp 7.300 pada perdagangan kemarin.

Baca juga: Demi Allo Bank (BBHI), Chairul Tanjung Akhirnya Muncul setelah 10 Tahun

Penurunan harga saham tersebut terjadi menjelang BBHI akan periode perdagangan rights issue BBHI pada 13 -19 Januari 2022. Perseroan sebelumnya menetapkan penerbitan sebanyak 10,04 miliar saham biasa atas nama dengan nominal Rp100 per saham. Perseroan menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp 478 per saham, sehingga total dana yang bakal diraup Rp 4,8 triliun.

Allo Bank mengungkapkan mayoritas atau mencapai 85% dana hasil rights issue akan dimanfaatkan untuk pengembangan usaha, khususnya dalam bidang perkreditan dengan inovasi teknologi. Sekitar 10% digunakan untuk investasi di infrastruktur teknologi informasi, dan sisanya mencapai 5% digunakan untuk pengembangan operasional, yaitu pengembangan produk dan fitur perbankan, seperti UMKM, crossborder transfer, akuisisi nasabah hingga program loyalty.

Baca juga: Bangun Platform, Allo Bank (BBHI) Gandeng Bank Digital Terbesar di Dunia

Melalui aksi rights issue ini, Allo Bank telah mendapatkan enam investor strategis, yaitu PT Bukalapak.com Tbk, Abadi Investments PteLtd, PT Indolife Investama Perkasa, H Holdings Inc, Trusty Cars Pte Ltd, dan PT CT Corpora.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN