Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Oscar Darmawan,  CEO INDODAX dalam diskusi Zooming with Primus - Masa Depan Aset Kripto, live di Beritasatu TV, Kamis (25/3/2021). Sumber: BSTV

Oscar Darmawan, CEO INDODAX dalam diskusi Zooming with Primus - Masa Depan Aset Kripto, live di Beritasatu TV, Kamis (25/3/2021). Sumber: BSTV

Kripto Buatan Dalam Negeri Dinilai Mampu Tandingi Buatan Luar

Jumat, 14 Januari 2022 | 09:37 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id- Banyak developer blockchain dari Indonesia yang mengembangkan dan membuat aset kripto sendiri selama beberapa tahun terakhir. Ini seiring dengan tren investasi aset kripto yang memang sedang booming. Kemungkinan, di tahun 2022 ini dan tahun-tahun mendatang, akan ada banyak “Karya Anak Bangsa” lainnya yang bermunculan.

CEO Indodax Oscar Darmawan memberikan apresiasi atas kerja keras developer dalam negeri untuk mengembangkan blockchain dan aset kripto. Menurutnya, developer aset kripto dalam negeri tidak kalah inovatif dari developer luar negeri. Hal ini menandakan bahwa Indonesia semakin terbuka dengan adanya ekosistem ekonomi digital.

Baca juga: Kripto Makin Marak, Indodax Bidik 6,5 Juta Anggota 

“Dengan perkembangan teknologi yang terus menerus, saya sangat mengapresiasi inovasi dari para developer token kripto dalam negeri yang turut ambil bagian sebagai pengembang token kripto asli Indonesia. Sehingga developer dalam negeri tidak kalah inovatif dengan developer luar yang sudah lebih dulu mengembangkan token kripto,” kata Oscar dalam keterangan tertulis dikutip Jumat (14/1).

Meskipun token kripto buatan dalam negeri semakin banyak yang bermunculan dan kemungkinan besar akan semakin banyak di tahun 2022, Oscar menganggap bahwa aset kripto lokal yang hanya akan bertahan adalah aset kripto yang memiliki beberapa kriteria.

Jika aset kripto tersebut memiliki jumlah pengguna yang banyak, komunitas yang solid dan kuat, volume transaksi yang besar, ekosistem yang baik dan memiliki kegunaan saya rasa kripto lokal tersebut dapat bertahan dan bahkan bisa bersaing dengan kripto luar negeri.

Dia menambahkan, karena aset kripto sangat bergantung pada utilitas atau fungsi, maka para developer tersebut akan menghadapi persaingan yang ketat bukan hanya di kancah lokal namun juga di luar negeri.

“Maka saya rasa ini merupakan PR besar bagi para developer yang mungkin akan terjun untuk membuat token kripto lokal. Karena nilai dari suatu aset kripto akan bergantung dari kegunaan token itu sendiri dan tentu ini akan mempengaruhi jumlah penggunanya nantinya,” jelas Oscar.

Namun, dari sisi investor atau trader, Oscar Darmawan mengingatkan bahwa mereka harus memiliki pikiran yang terbuka dengan informasi-informasi baru. Namun, mereka juga perlu untuk melihat bagaimana aset kripto dalam negeri tersebut sehingga tidak salah berinvestasi nantinya.

Baca juga: Tokenomy dan Indodax Publikasikan Laporan Investor Aset Kripto

“Perlu mempelajari whitepaper-nya, siapa orang orang dibalik pembuatan aset kripto tersebut, kapan dibuatnya, apa tujuannya, bagaimana potensi dan prospek kedepannya apakah akan ada event atau pengembangan kedepannya, apakah aset kripto tersebut memiliki potensi scam atau tidak. Serta harus memastikan likuiditas kripto tersebut sehingga mudah untuk diperjualbelikan.” kata Oscar.

Menurutnya, aset kripto yang bagus dapat dilihat dari kapitalisasi pasarnya. Karena dengan jumlah kapitalisasi pasar itu menunjukkan jumlah investor. “Jadi, tetap harus diperhatikan secara seksama. Bursa kripto juga akan dibangun sebentar lagi, jadi ini juga bisa dimanfaatkan untuk memberikan perlindungan kepada investor,” tutup Oscar.

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN