Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengguna laptop melihat pergerakan harga saham. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengguna laptop melihat pergerakan harga saham. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Siap-siap Beli, Harga PTPP dan WSBP sudah Murah!

Minggu, 16 Januari 2022 | 21:44 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Saham PT PP Tbk (PTPP) dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) terus turun dalam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan Jumat (14/1), PTPP ditutup melemah Rp 10 (0,99%) ke level Rp 1.000. Sedangkan WSBP terkoreksi Rp 3 (2,65%) ke posisi Rp 110.

Secara historis, harga PTPP sempat mencapai Rp 3.800-4.000. WSBP pernah bertengger di level Rp 900-1.000. “Secara teknikal, kedua saham tersebut belum ada sinyal yang kuat, tapi ada peluang untuk bisa transisi dalam jangka pendek dan dapat menjadi sinyal untuk beli,” kata Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas kepada Investor Daily, Minggu (16/1).

Baca juga: Bisnis Konstruksi Pulih, Sejumlah Analis Rekomendasi Beli Saham PTPP

Dia menegaskan, secara kinerja, PP dan Waskita Precast berpeluang terdongkrak tahun ini seiring pulihnya sektor infrastruktur, termasuk konstruksi. Dengan begitu, valuasi PTPP dan WSBP saat ini tergolong murah. “Menunggu ada akumulasi beli yang besar untuk menjadi sinyal buy. Ini sudah di bawah PBV 1 kali. Potensi kenaikan target harga minimal 15%,” ungkap Sukarno.

Sementara itu, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengungkapkan, secara teknikal PTPP kini berada dalam keadaan bearish consolidation. Sedangkan WSBP masih dalam keadaan markdown phase. Waskita Precast tengah berupaya memulihkan kinerja keuangannya. Perseroan menargetkan proses restrukturisasi keuangan selesai pada semester I-2022.

“Sentimen negatifnya cash flow. Sentimen positifnya pemerintah terus berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur strategis nasional tahun ini,” ujar dia.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN