Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR).

PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR).

Tender Offer Tuntas, Grup Djarum Kuasai 99,96% Saham Solusi Tunas (SUPR)

Kamis, 20 Januari 2022 | 20:04 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) yang merupakan perusahaan menara telekomunikasi milik Grup Djarum, telah merampungkan penawaran tender wajib (mandatory tender offer/MTO) atas saham PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR).

Protelindo membeli sebanyak 67,47 juta saham Solusi Tunas atau setara 5,93%. Harga tender offer dipatok Rp 15.640,5 per saham. Periode pelaksanaan pada 2-31 Desember 2021. Pembayaran kepada pemegang saham yang ikut serta dalam tender offer ini pada 11 Januari 2022.

“Setelah tender offer, Protelindo memiliki sebanyak 1,13 miliar saham Solusi Tunas Pratama atau setara 99,96%. Sebelum tender offer, Protelindo memiliki sebanyak 1,06 miliar saham atau setara 94,03%,” ungkap manajemen Protelindo dalam keterangan tertulis, Kamis (20/1).

Baca juga: Grup Telkom dan Djarum Berebut Jadi Raja Menara Telekomunikasi

Sebelumnya, Protelindo telah mengakuisisi 94,03% saham Solusi Tunas Pratama. Nilai akuisisi mencapai Rp 16,73 triliun.

Wakil Direktur Utama Sarana Menara Nusantara Adam Gifari menjelaskan, Protelindo telah mengakuisisi 1,06 miliar atau setara 94,03% saham Solusi Tunas Pratama. Harga pembelian saham SUPR tersebut sebesar Rp 15.640,5 per saham.

"Tujuan pengambilalihan adalah untuk pengembangan usaha Protelindo serta perluasan jaringan usaha agar dapat memperkuat posisi Protelindo sebagai pemilik dan operator tower independen dalam rangka melayani operator telekomunikasi Indonesia," ujar Adam.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN