Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kelapa sawit - bahan CPO

Kelapa sawit - bahan CPO

Pekan Depan, Dua Sentimen Ini Bakal Pengaruhi Harga CPO

Sabtu, 22 Januari 2022 | 09:54 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Research & Development ICDX Girta Yoga memprediksi akan ada dua sentimen yang akan mempengaruhi pergerakan harga crude palm oil (CPO) pada pekan depan. Keduanya sentimen tersebut berasal dari Malaysia dan Indonesia.

Baca juga : Pekan Depan, Harga CPO Berpotensi Tertahan di Level Resistance

Girta menjelaskan fokus pasar akan tertuju pada rilis data ekspor CPO Malaysia serta perkembangan situasi di perkebunan sawit Malaysia. Terutama terkait masalah tenaga kerja yang berdampak pada daya produksi dari negara produsen sawit terbesar kedua dunia.

Sementara dari Indonesia, pasar masih akan fokus memantau jalannya program ujicoba B40 oleh pemerintah Indonesia yang akan diimplementasikan mulai bulan Februari nanti. “Serta, pajak ekspor CPO Indonesia untuk bulan Februari,” ungkapnya kepada Investor Daily, belum lama ini.

Kedua sentimen tersebut, membuat pergerakan CPO pekan depan akan terjadi pada posisi resistance kisaran 5.250 –5.375 Ringgit Malaysia per ton dan support pada 5.125 –5000 Ringgit Malaysia per ton.

Baca juga : Gapki: Ketersediaan CPO Cukup untuk Produksi Migor Domestik

Pada pekan ini, lanjut Girta, pergerakan harga CPO pekan ini mendapat sentimen positif dari keputusan pemerintah Indonesia yang mengumumkan akan memberlakukan pembatasan ekspor untuk CPO beserta turunannya mulai 24 Januari mendatang.

Untuk stok, Girta menyebut Indonesia selaku produsen sawit terbesar dunia yang berencana untuk memulai uji coba B40 pada Februari nanti berpotensi menguras stok CPO dalam negeri. “Di saat bersamaan, Malaysia yang juga berencana menerapkan mandatory biodiesel B20 pada akhir tahun ini juga berpotensi menurunkan stok dalam negerinya,” tutupnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN