Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Telkom Digital

Telkom Digital

Didukung Penguatan Digital, Saham Telkom (TLKM) Direkomendasikan Beli

Senin, 24 Januari 2022 | 09:26 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menunjukkan tren pertumbuhan kinerja keuangan yang berkelanjutan didukung sejumlah pengembangan bisnis menjadi perusahaan telekomunikasi digital. Upaya tersebut dilasanakan dengan pengembangan sejumlah bisnis, seperti konsolidasi bisnis data center.

Valbury Sekuritas Indonesia mempertahankan rekomendasi beli saham TLKM dengan target harga Rp 4.850, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu Rp 4.330. Target tersebut merefleksikan valuasi perkiraan PER tahun 2022 sekitar 19,8 kali dan EV/EBITDA mencapai 6,4 kali, dibandingkan harga saham perseroan kini ditransaksikan di level PE 18,9 kali.

Valbury Sekuritas menargetkan peningkatan laba bersih perseroan menjadi Rp 25,38 triliun pada 2021 dan menjadi Rp 28,14 triliun pada 2022, dibandingkan raihan tahun 2020 senilai Rp 23,10 triliun. Begitu juga dengan pendapatan diperkirakan meningkat menjadi Rp 143,01 triliun pada 2021 dan menjadi Rp 151,5 triliun pada 2022, dibandingkan raihan tahun 2020 Rp 136,46 triliun.

Baca juga: Telkom Indonesia (TLKM) Blak-Blakan Soal Konsolidasi Data Center dan Holding Bisnis Digital

Analis Valbury Sekuritas Indonesia Devi Harjoto mengatakan, Telkom menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan dalam jangka panjang didukung atas posisi perseroan sebagai pemimpin pasar mobile data dan fixed broadband, jaringan dan infrastruktur yang kuat, dibandingkan perusahaan telekomunikasi lainnya, dan berlanjutnya digitalisasi, menara telekomunikasi, serta infrastruktur digital lainnya.

Telkom, ungkap dia, didukung atas kontinuitas perseroan berkolaborasi dengan berbagai perusahaan startups yang bisa memperluas ekosistem digital perseroan dan menjadi pertumbuhan perseroan dalam jangka panjang. “Perseroan juga didukung neraca keuangan yang kuat, valuasi yang masih atraktif, dibandingkan perusahaan sejunis, dan peningkatan belanja kosumen,” terangnya dalam riset yang diterbitka di Jakarta, akhir pekan lalu.

Valbury Sekuritas juga memberikan pandangan positif atas merger Tri Hutchison dan PT Indosat Tbk (ISAT). Menurut dia, aksi korporasi tersebut diperkirakan membuat lanskap industri telekomunikai yang lebih sehat, sehingga margin dan yields mobile bisa naik. Pihaknya juga memberikan pandangan positif atas upaya Telkom untuk memperkuat konten digital, gaming, dan lifestyle guna meningkatkan ARPU.

Valbury Sekuritas juga memberikan pandangan positif terkai keinginan Telkom untuk fokus terhadap peningkatan infrastruktur dan kapasitas digital, terutama bisnis data center dengan profitabilitas lebih tinggi ke depan. Perseroan sedang mengkonsolidasikan data center ke entitas di bawah TelkomGroup sekaligus mengembangkan Hyperscale Data Center berkapasitas 75MW yang diproyeksi rampung beberapa tahun lagi.

Prospek Saham TLKM

 

Rekomendasi

Target Harga (Rp)

BRI Danareksa Sekuritas

buy

4.900

Valbury Sekuritas

buy

4.850

Terkait realisasi kinerja keuangan Telkom hingga September 2022, dia mengatakan, telah sesuai dengan ekspektasi Valbury Sekuritas dan konsensus analis. Perseroan membukukan kenaikan laba bersih sebesar 13,1% menjadi Rp 18,9 triliun hingga September 2021 atau merefleksikan 83,4% dari target yang ditetapkan Vabury Seskuritas. “Kami memperkirakan pertumbuhan kinerja keuangan perseroan berlanjut hingga tahun 2022 dengan perkiraan peningkatan mencapai 6% dan margin EBITDA diperkirakan mencapai 54%,” terannya.

Baca juga: Telkomsel Mulai Alihkan Layanan 3G ke 4G Secara Bertahap

Sementara itu, analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis mengatakan, langkah berani Telkom untuk menjadikan dirinya sebagai perusahaan telekomunikasi digital akan menjadi sumber pertumbuhan kinerja keuangan perseroan dalam jangka panjang.

Upaya perseroan menjadi perusahaan digital, ungkap dia, terlihat dari pelaksanaan konvergensi pelanggan seluler tetap, ekspansi perseroan melalui TED DigiCo untuk berekspansi, seperti mendirikan perusahaan game start up dengan GoTo. Perseroan juga telah melaksanakan unlocking value Mitratel, perluasan layanan teknologi informasi secara bisnis ke bisnis, dan Telkom

BRI Danareksa Sekuritas menargetkan peningkatan laba bersih Telkom menjadi Rp 27,10 triliun pada 2022, dibandingkan perkiraan tahun 2021 senilai Rp 24,43 triliun dan realisasi tahun 2020 Rp 20,80 triliun. Sedangkan pendapatan diharapkan meningkat menjadi Rp 149,58 triliun pada 2022, dibandingkan estimasi 2021 senilai Rp 141,67 triliun dan raihan tahun 2020 mencapai Rp 136,46 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN