Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Grafik harga Bitcoin secara analisa teknikal

Grafik harga Bitcoin secara analisa teknikal

Wow, Secara Teknikal Koreksi Bitcoin Dinilai Teramat Mengejutkan

Senin, 24 Januari 2022 | 14:41 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Secara teknikal, koreksi Bitcoin dinilai cukup mengejutkan, setidaknya dalam konteks indikator RSI di time frame harian. Pasalnya, RSI harian sudah berada di indeks 20 (jauh di bawah indeks lazim, yakni 30). Ini menandakan harga sudah berada di posisi sangat oversold. Jika dibandingkan dengan situasi sebelumnya, posisi ini teramat mengejutkan, karena melampaui oversold 17 Mei 2021 yang hanya di indeks 23.

Posisi oversold terekstrim sebelum ini adalah pada 12 Maret 2020 di kisaran 15,9 dan melampaui oversold 25 September 2019. Ketika itu, harga BTC ambruk dari US$ 9.179 menjadi US$ 3.949 hanya dalam waktu 6 hari saja, hingga death cross terbentuk 1 hari setelahnya pada 14 Maret 2020. Dari sana harga terus menguat hingga golden cross muncul pada 12 Mei 2020.

Advertisement

Baca juga: Bulan Depan Naik, Mumpung Lagi Anjlok Yuk Akumulasi Beli Bitcoin Sekarang!

“Jika kita menarik garis tren posisi oversold sejak 2018- 2022 ini, maka kecenderungannya adalah menaik. Nah, jika posisi oversold saat ini akan melampaui posisi oversold Maret 2020, dan hampir menyamai posisi oversold 2018, maka harga akan tertekan lebih kuat lagi. Skenario itu diasaskan pada situasi ekonomi yang sangat jauh berbeda, yakni saat ini antara kombinasi pandemi yang tak kunjung usai, inflasi tinggi di AS dan kebijakan tapering pada tahun ini yang akan terus menguatkan dolar. Pun lagi tingkat korelasi positif antara pasar modal dan pasar kripto terus terjadi. Belum lagi melihat peraturan terkait kripto di banyak negara semakin ketat dan bank sentral bersiap menerbitkan uang digital yang diklaim lebih efisien daripada blockchain,” tulis riset Triv, Senin (24/1).

Namun, perlu diingat bahwa analisis teknikal tidak mampu secara akurat 100% untuk melakukan proyeksi. Jika posisi oversold saat ini adalah panduan sebagai harga terendah, maka langkah entry kembali juga tidak keliru, sembari menanti harga rebound sepenuhnya.

Baca juga: Di posisi 5 Besar, Bitcoin (BTC) Turun Sendirian

Kemudian jika menggunakan data historis berdasarkan hari-hari di antara death cross dan golden cross terbentuk, maka golden cross berikutnya diperkirakan akan terjadi pada awal Februari 2022 atau menggunakan rentang waktu terlama, yakni 71 hari, maka akan terjadi pada sekitar 21 Maret 2022. Patut dicatat, bahwa sebelum golden cross terjadi, maka lonjakan harga sangat signifikan akan terjadi.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN