Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto Ilustrasi: Bitcoin

Foto Ilustrasi: Bitcoin

Ini 5 Faktor Bitcoin Masih Menarik untuk Diinvestasikan, Simak Yuk!

Senin, 24 Januari 2022 | 14:53 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Ditilik dari segi fundamental, Bitcoin (BTC) masih sangat baik. Ini cocok bagi investor yang punya wawasan jangka panjang. Pertama, pada Desember 2017, untuk kali pertama nilai Bitcoin dijadikan acuan bagi produk Bitcoin berjangka di Chicago Mercantile Exchange (CME). Ini adalah pasar komoditas berjangka terbesar di dunia. Ini mencerminkan apresiasi besar terhadap kripto sebagai kelas aset baru yang bernilai, langka dan punya basis teknologi yang lebih baik daripada sistem keuangan konvensional.

Kedua, pembelian Bitcoin dalam jumlah besar oleh perusahaan swasta, baik publik dan privat, seperti Tesla dan MicroStrategy. Ini diikuti oleh banyak perusahaan lainnya dan berikutnya di tahun-tahun mendatang.

Baca juga: Wow, Secara Teknikal Koreksi Bitcoin Dinilai Teramat Mengejutkan

Ketiga, pada pertengahan 2021, untuk kali pertama nilai Bitcoin CME itu masuk ke pasar modal di Nasdaq dan NYSE lewat produk Bitcoin ETF. Lagi-lagi ini adalah mencerminkan apresiasi besar terhadap kripto sebagai kelas aset baru yang bernilai. Ingatlah bahwa pasar ETF AS adalah yang terbesar di dunia. Peringkat kedua adalah Uni Eropa. Bitcoin ETF sekaligus menegaskan korelasi positif antara pasar kripto dengan pasar modal. Proyeksi, kelak akan ada Bitcoin ETF berbasis spot market di AS, ketika regulasi di negeri itu semakin akomodatif.

Keempat, semakin banyak pula perusahaan hedge fund masuk ke pasar CME untuk berdagang Bitcoin berjangka, yang menawarkan alternatif investasi kepada perusahaan-perusahaan besar.

Kelima, Nilai Bitcoin juga akan ditentukan oleh perkembangan lebih lanjut soal pengayaan teknologi Lightning Network untuk penerbitan dolar digital USDT (Tether). Lightning Network ini akan terhubung langsung ke blockchain Bitcoin.

Baca juga: Bulan Depan Naik, Mumpung Lagi Anjlok Yuk Akumulasi Beli Bitcoin Sekarang!

Salah satu penerapan teknologi Lightning Network terbesar saat ini sejak 2018 adalah di El Salvador, tapi ini untuk transaksi Bitcoin saja, belum untuk dolar digital USDT. 

Sejauh ini, hingga 24 Januari 2022 pukul 12:03 WIB, titik rendah peluruhan BTC ini adalah US$ 34 ribuan yang terjadi pada 22 Januari 2022. Ini sekaligus menggambarkan koreksi hingga 50% dari puncak tertinggi sepanjang masa, yakni US$ 69 ribuan (10 November 2021).

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN