Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pesawat Garuda Indonesia melakukan bongkar muat penumpang dan bagasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pesawat Garuda Indonesia melakukan bongkar muat penumpang dan bagasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

PKPU Diperpanjang, Apa Dampaknya terhadap Operasional Penerbangan Garuda (GIAA)?

Rabu, 26 Januari 2022 | 13:53 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Masa penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) diperpanjang selama 60 hari hingga 21 Maret 2022.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, pada 21 Januari 2022, Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan perpanjangan PKPU menjadi PKPU tetap selama 60 hari kalender terhitung sejak 21 Januari 2022 sampai dengan 21 Maret 2022.

Baca juga: Soal Restrukturisasi Utang Garuda (GIAA), Erick Thohir Sebut Ada Kabar Baik

Lantas, apakah perpanjangan masa PKPU tersebut mempengaruhi kegiatan operasional Garuda Indonesia, termasuk terhadap kegiatan operasional penerbangan?

Irfan Setiaputra menegaskan bahwa perpanjangan masa PKPU tidak berdampak pada kegiatan operasional perseroan. Menurut dia, perseroan akan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan terkait PKPU selama dalam periode PKPU.

“Perseroan akan memastikan kegiatan operasional perseroan, termasuk kegiatan penerbangan perseroan, tetap berjalan dengan normal,” terang Irfan dalam keterbukaan informasi pada Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Rabu (26/1).

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menyikapi secara positif keputusan majelis hakim pada Jumat (21/1) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat atas perpanjangan PKPU.

“Waktu tambahan ini memberikan kesempatan bagi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat untuk menuntaskan verifikasi dan memastikan proses PKPU berjalan sesuai dengan prinsip kehati-hatian. Perpanjangan ini juga sekaligus memberi kami waktu untuk menyiapkan rencana perdamaian yang lebih matang melalui negosiasi yang semakin intens dan konstruktif," kata Irfan Setiaputra dalam keterangan resmi, Jumat (21/1).

Baca juga: Garuda Indonesia (GIAA) Ditagih Utang Rp 198 T oleh 470 Kreditur

Selama 60 hari, terang Irfan, seluruh pemangku kepentingan akan berkoordinasi dengan tim pengurus untuk melengkapi berbagai aspek administratif dalam tahapan PKPU ini, termasuk melengkapi dokumen verifikasi serta menyelesaikan perhitungan utang piutang agar tim pengurus dapat menerbitkan daftar piutang tetap (DPT) sebagai dasar pemungutan suara.

Secara paralel, jelas Irfan, Garuda juga mempersiapkan rencana perdamaian dan melanjutkan negosiasi dengan kreditur yang selama ini telah berlangsung dan berupaya melakukan finalisasi usulan rencana perdamaian tersebut dalam kerangka komersial yang selaras dengan kepentingan semua pihak.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN