Menu
Sign in
@ Contact
Search
Proyek Harum Energy. Foto: DEFRIZAL

Proyek Harum Energy. Foto: DEFRIZAL

Produksi Nikel Dimulai, Saham Harum Energy (HRUM) Berpotensi Naik

Kamis, 27 Januari 2022 | 13:01 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Harum Energy Tbk (HRUM) diproyeksikan mampu lonjakan kinerja keuangan tahun 2022. Kenaikan didukung mulai produksi smelter nikel dengan target 18 ribu ton nickel pig iron (NPI) tahun ini sejalan dengan ekspektasi kenaikan harga jual.

Harum Energy mendiversifikasi bisnis nikel setelah menuntaskan akuisisi saham PT Position dan PT Infei Metal Industry (smelter nikel). Akuisisi tersebut bagian dari upaya diversifikasi bisnis untuk mendongrak kinerja keuangan perseroan dalam jangka panjang.

“Kami memandang bahwa tahun ini akan menjadi awal dari transformasi sumber pendapatan Harum Energy menjadi perusahaan pemain nikel di dalam negeri. Oleh karena itu, kami mempertahankan rekomendasi beli saham HRUM dengan target harga Rp 12.800,” ujar analis BRI Danareksa Sekuritas Hasan Barakwan dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.

Ekspektasi pesatnya pertumbuhan penjualan perseroan ke depan, ungkap dia, didukung atas tren peningkatan harga jual nikel hingga mencapai level tertingginya dalam 10 tahun terakhir sejalan dengan peningkatan permintaan global. Konsumsi nikel terus bertumbuh setelah penjualan kendaraan listrik dan peningkatan produksi mobil jenis ini melambung dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami memperkirakan harga jual nikel bisa mencapai US$ 21 ribu per ton, seiring dengan perkiraan defisit sebanyak 14 ribu ton nikel tahun 2022. Kondisi tersebut menjadi sentimen baik bagi Harum Energy menjelang pengoperasian smeter nikelnya mulai kuartal II-2022. Smelter tersebut diproyeksikan mencatatkan volume produksi setidaknya 18.750 ton tahun 2022 sebelum meningkat menjadi 22.500 ton pada 2023,” terangnya.

Berbagai faktor tersebut berpotensi mendongkrak laba bersih Harum Energy menjadi US$ 171 juta pada 2022, dibandingkan perkiraan tahun 2021 senilai US$ 64 juta. Pendapatan perseroan juga diproyeksikan melambung menjadi US$ 627 juta pada 2022, dibandingkan estimasi tahun 2021 mencapai US$ 357 juta.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com