Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Datangi Hanggar Milik PT GMF Aero Asia Tbk (GMFI). Foto: Perseroan

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Datangi Hanggar Milik PT GMF Aero Asia Tbk (GMFI). Foto: Perseroan

Menhan Prabowo Datangi Bengkel Pesawat Milik Anak Usaha Garuda (GIAA), Ada Apa?

Kamis, 27 Januari 2022 | 16:35 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI), anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), menyambut kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di Hanggar 4 GMF pada Rabu (26/1).

Kunjungan Menhan ke GMF ini disambut langsung oleh Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Irfan Setiaputra, beserta jajaran direksi GMF dan Garuda Indonesia lainnya.

Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau progres proyek modernisasi kokpit dan penggantian center wing box (CWB) untuk pesawat C130H milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).

Baca juga: PKPU Diperpanjang, Apa Dampaknya terhadap Operasional Penerbangan Garuda (GIAA)?

Proyek yang dimulai sejak Desember 2021 lalu ini merupakan pengalaman pertama GMF dalam pengerjaan modernisasi kokpit dan penggantian CWB untuk pesawat C130H. Dengan dukungan transfer teknologi dari produsen pesawat, proyek tersebut telah menyelesaikan tahap removal sejumlah bagian pesawat seperti propeller, engine, dan outer wing. Saat ini, GMF tengah melakukan tahap removal CWB. Harapannya, pengerjaan pesawat C130H pertama ini dapat diselesaikan pada bulan Agustus 2022 mendatang. 

Sementara itu, Menhan Prabowo Subianto mengungkapkan apresiasinya atas upaya GMF dalam menunjang langkah pemerintah untuk melakukan peremajaan armada yang dimiliki. “Harapannya, apabila Indonesia memiliki kapabilitas, pekerjaan perawatan pesawat dapat memaksimalkan sumber daya yang ada di dalam negeri,” tutur Prabowo dalam keterangan resmi, Kamis (27/1).

Di sisi lain, Andi Fahrurrozi menekankan bahwa pihaknya senantiasa memastikan aspek keselamatan terpenuhi sesuai dengan standar kualitas yang berlaku.

“Suatu kehormatan bagi GMF untuk dapat menyambut kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia dan dipercaya untuk turut menjaga kelaikudaraan pesawat angkut militer milik TNI AU. Guna menjaga aspek safety, GMF telah mengantongi sertifikasi dari Indonesia Defence Airworthiness Authority (IDAA),” kata Andi.

Dia menambahkan GMF juga terus membangun kolaborasi dengan experienced partner, serta memastikan kesiapan kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki, termasuk di antaranya material, sumber daya manusia, sistem, fasilitas, tools dan equipment.

Baca juga: GMF Aero Asia (GMFI) Minat Bangun Pusat Pemeliharaan Pesawat di Bandara Kertajati

Untuk menunjang pengerjaan pesawat, GMF juga membuat smartdock, yakni tangga perawatan pesawat yang dirancang khusus untuk tipe pesawat tersebut dan dilengkapi dengan sejumlah fitur canggih. Fitur ini mendukung dilakukannya otomasi, mempermudah proses pemeliharaan pesawat, serta meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan. Smartdock ini juga telah dinyatakan memenuhi persyaratan dari produsen pesawat terkait, serta memenangkan penghargaan Adhikara Rekayasa kategori engineering, procurement, & construction dalam ajang Persatuan Insinyur Indonesia Award 2021.

Proyek ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mewujudkan kemandirian nasional dalam pemeliharaan alutsista.

Industri pertahanan merupakan segmen yang saat ini tengah dikembangkan oleh GMF sebagai upaya diversifikasi bisnis perseroan.

Project C130H merupakan langkah GMF untuk turut berkontribusi menjaga kelayakan alutsista Republik Indonesia, serta mewujudkan rencana pengembangan pusat pemeliharaan dan perawatan pesawat udara milik industri pertahanan,” tutup Andi.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN