Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Akhir Pekan, IHSG Ditutup Melesat Naik 0,52%

Jumat, 28 Januari 2022 | 15:10 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Dibuka naik 7,55 poin (0,11%) di level 6.618,71, indeks harga saham gabungan (IHSG) melesat naik pada penutupan sesi II Jumat (28/1). IHSG mencatatkan kenaikan 34,35 poin atau 0,52% ke level 6.645,51. 

Sebanyak lebih dari 21,31 miliar saham telah diperdagangkan penutupan perdagangan sesi II. Dengan nilai perdagangan sekitar Rp 10,68 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 1,36 juta kali transaksi. Sebanyak 296 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan. Sedangkan 244 saham mengalami penurunan, dan 142 saham stagnan.

Baca juga : Pembukaan Sesi II, IHSG Kembali Ke Zona Hijau

Kenaikan IHSG ditopang kenaikan pada indeks saham-saham unggulan. Indeks LQ45 pun melonjak 0,24%. Serta, saham-saham yang tergabung dalam Investor33 yang naik 0,24 %.

Ditambah lagi, mayoritas sektor-sektor saham juga mencatatkan kenaikan pada sesi II. Kenaikan tetinggi dicatatkan IDX Sector Transportations (4,34%), IDX Sector Consumer Cyclicals (1,42%), IDX Sector Energy (1,11%), IDX Sector Finance (1,03%), dan IDX Sector Industry (0,81%). 

Baca juga : Aduh, IHSG Terpeleset Jatuh ke Zona Merah

Pada akhir perdagangan sesi II, investor asing beli bersih (net buy) pada sejumlah saham sebesar Rp 165,77 miliar. Saham-saham yang banyak diborong asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebanyak Rp 220,5 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 154,8 miliar, PT XL Axiata Tbk (EXCL) sebesar Rp 57,2 miliar, PT Link Net Tbk (LINK) sebanyak Rp 23,8 miliar, dan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) sebanyak Rp 13,2 miliar.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN