Menu
Sign in
@ Contact
Search
harum energy

harum energy

Harum (HRUM) Bidik Produksi Nikel, Seberapa Besar Dampak terhadap Sahamnya?

Kamis, 3 Februari 2022 | 09:34 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Harga saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) telah menguat pesat dalam satu terakhir mencapai 75,30% dari dari level Rp 6.075 pada 2 Februari 2021 menjadi menjadi Rp 10.650 hingga penutupan kemarin. Apakah penguatan harga tersebut masih bisa berlanjut?

Analis Samuel Sekuritas Dessy Lapagu mengatakan, faktor utama pendongkrak harga saham HRUM dalam beberapa bulan terakhir berasal dari sentimen positif mulai produksi nikel perseroan tahun ini. “Lonjakan harga saham tersebut didukung sentimen positif nikel,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.

Baca juga: Harum Energy Borong Saham Infei Metal Industry Rp 395 Miliar

Diversifikasi ke bisnis tambang mineral dilaksanakan setelah perseroan mengakuisisi sebanyak 49% Infei Metal Industry (IMI), sebanyak 51% saham di PT Position, dan mencapai 6,74% saham di NIC AU. Berdasarkan data kapasitas produksi IMI diperkirakan mencapai 28 ktpa dengan target operasi kuartal II-2022 dan PT POS ditargetkan memproduksi sebanyak 4 mtpa dengan target produksi kuartal IV-2022.

“Prospek cerah untuk bisnis nikel Harum bersamaan dengan masih positifnya harga jual batubara menjadi sentimen positif terhadap pergerakan harga saham HRUM ke depan. Hal ini mendorong kami untuk mempertahankan beli saham HRUM dengan target harga Rp 13.600,” ujarnya.

Ekspansi bisnis ke segmen nikel mendorong Samuel Sekuritas untuk menargetkan kenaikan laba bersih Harum Energy menjadi US$ 111 juta tahun ini, dibandingkan esimtasi tahun 2011 senilai US$ 65 juta. Begitu juga dengan pendapatan perseroan diperkirakan meningkat menjadi US$ 412 juta, dibandingkan estimasi tahun 2021 senilai US$ 303 juta.

Pandangan positif terhadap Harum juga datang dari BRI Danareksa Sekuritas. Menurut analis BRI Danareksa Sekuritas Hasan Barakwan, Harum Energy diproyeksikan mampu lonjakan kinerja keuangan tahun 2022. Kenaikan didukung mulai produksi smelter nikel dengan target 18 ribu ton nickel pig iron (NPI) tahun ini sejalan dengan ekspektasi kenaikan harga jual.

Prospek HRUM

Rekomendasi

Target harga (Rp)

Samuel Sekuritas

buy

13.600

BRI Danareksa Sekuritas

buy

12.800

Harum Energy mendiversifikasi bisnis nikel setelah menuntaskan akuisisi saham PT Position dan PT Infei Metal Industry (smelter nikel). Akuisisi tersebut bagian dari upaya diversifikasi bisnis untuk mendongrak kinerja keuangan perseroan dalam jangka panjang.

“Kami memandang bahwa tahun ini akan menjadi awal dari transformasi sumber pendapatan Harum Energy menjadi perusahaan pemain nikel di dalam negeri. Oleh karena itu, kami mempertahankan rekomendasi beli saham HRUM dengan target harga Rp 12.800,” ujarnya.

Ekspektasi pesatnya pertumbuhan penjualan perseroan ke depan, ungkap dia, didukung atas tren peningkatan harga jual nikel hingga mencapai level tertingginya dalam 10 tahun terakhir sejalan dengan peningkatan permintaan global. Konsumsi nikel terus bertumbuh setelah penjualan kendaraan listrik dan peningkatan produksi mobil jenis ini melambung dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami memperkirakan harga jual nikel bisa mencapai US$ 21 ribu per ton, seiring dengan perkiraan defisit sebanyak 14 ribu ton nikel tahun 2022. Kondisi tersebut menjadi sentimen baik bagi Harum Energy menjelang pengoperasian smeter nikelnya mulai kuartal II-2022. Smelter tersebut diproyeksikan mencatatkan volume produksi setidaknya 18.750 ton tahun 2022 sebelum meningkat menjadi 22.500 ton pada 2023,” terangnya.

Berbagai faktor tersebut berpotensi mendongkrak laba bersih Harum Energy menjadi US$ 171 juta pada 2022, dibandingkan perkiraan tahun 2021 senilai US$ 64 juta. Pendapatan perseroan juga diproyeksikan melambung menjadi US$ 627 juta pada 2022, dibandingkan estimasi tahun 2021 mencapai US$ 357 juta.
 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com