Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden Joko Widodo mendengarkan penjelasan mitra Gojek terkait penggunaan motor listrik di sela acara pengukuhan komitmen bersama pengambangan ekosistem kendaraan listrik di Jakarta, Selasa (22/2). Foto: IST

Presiden Joko Widodo mendengarkan penjelasan mitra Gojek terkait penggunaan motor listrik di sela acara pengukuhan komitmen bersama pengambangan ekosistem kendaraan listrik di Jakarta, Selasa (22/2). Foto: IST

Pertamina, Gojek, TOBA, WIKA, Gogoro Kompak Kembangkan Ekosistem Motor Listrik

Selasa, 22 Februari 2022 | 19:36 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Pertamina, Gojek, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan Gogoro bersinergi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Selain melalui aplikasinya, Gojek bersama TOBA ikut serta dalam sinergi tersebut melalui perusahaan patungan, Electrum.

Sedangkan, WIKA lewat PT WIKA Industri Manufaktur yang merupakan produsen motor merek Gesits. Wika Industri Manufaktur 100% sahamnya saat ini dimiliki oleh anak usaha WIKA, yakni PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi. Kolaborasi ini juga turut menggandeng produsen motor listrik asal Taiwan, Gogoro.

Baca juga: CEO GoJek : 2022, Ribuan Motor Listrik akan Mengaspal di Indonesia

Electrum bersama dengan Pertamina, Gogoro, dan Gesits memperkuat sinergi melalui komitmen bersama untuk terus melanjutkan kolaborasi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Pengukuhan komitmen bersama dan kolaborasi tersebut yang diselenggarakan pada Selasa (22/2) di Jakarta dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Direktur Utama Electrum Pandu Sjahrir menjelaskan, dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik dibutuhkan integrator, pengembang, dan katalis yang aktif membangun ekosistem kendaraan listrik.

“Inilah peran yang Electrum ambil karena ekosistem kendaraan listrik di Indonesia belum terintegrasi dengan baik. Lewat sinergi erat bersama BUMN dan swasta, kami percaya adopsi bisa terakselerasi. Tidak hanya mendorong penggunaan, kami di Electrum memastikan infrastruktur bisa tersedia dengan baik sehingga masyarakat tidak ragu memanfaatkannya,” kata Pandu di Jakarta, Selasa (22/2).

CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan, fokus adopsi motor listrik dipandang tepat untuk Indonesia di mana penggunaan motor lebih banyak dibandingkan mobil. Dengan uji coba komersial motor listrik untuk digunakan oleh mitra driver Gojek, pihaknya bisa mendapatkan berbagai insight dari mitra driver dan penumpang atau konsumen.

“Seperti misalnya terkait operasional kendaraan listrik termasuk pengalaman dalam berkendara, penghematan, hingga kemudahan penggantian baterai sebagai sumber daya kendaraan. Insight ini bisa kami manfaatkan untuk menjadi landasan rencana bisnis Electrum ke depannya,” ungkap dia.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan, Pertamina sebagai pemain utama sektor energi di indonesia berkomitmen terus mendukung rencana pemerintah melakukan transisi energi. Ini dilakukan melalui perluasan jaringan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (battery charging station) dan stasiun penukaran baterai kendaraan listrik (battery swapping station).

“Pertamina memahami kebutuhan para pengendara motor listrik, yaitu kecepatan dan kemudahan, sehingga kami menyediakan battery swapping station. Jadi, langsung swap and go,” ungkap dia.

Dengan bisnis model seperti ini, menurut Nicke, Indonesia juga berpeluang untuk mengembangkan baterai motor listrik standar Indonesia sehingga ke depan harga motor listrik dapat lebih terjangkau.

“Pertamina terus bergerak mendukung program pemerintah dalam mempercepat transisi energi di bidang kendaraan listrik, bersama dengan Gojek, Indonesia Battery Corporation (IBC), Gesits, dan Electrum,” papar dia.

Setelah membangun enam lokasi charging station, Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga sebagai subholding commercial & trading saat ini telah resmi mengoperasikan 14 unit battery swapping station dengan 212 baterai yang tersebar di tujuh lokasi green energy station (GES) Pertamina.

“Ke depan, kami akan terus memperluas jaringan battery swapping station di Indonesia,” ucap Nicke.

Baca juga: Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital, Lippo Karawaci (LPKR) Jalin Kolaborasi Gojek

Di sisi lain, Direktur Utama PT Wika Industri Manufaktur Muhammad Samyarto memaparkan, Indonesia telah mencanangkan transformasi mobilitas menuju kendaraan bertenaga listrik.

“Kami di Gesits percaya bahwa kolaborasi bersama Electrum dan berbagai pihak dapat mempercepat realisasi dari janji kami untuk transisi penggunaan energi berkelanjutan dan membangun masyarakat untuk menggunakan kendaraan ramah lingkungan dan penggerakdaya yang sangat efisien,” ujar dia.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com