Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi perdagangan kripto.

Ilustrasi perdagangan kripto.

Laporan FSB: Aset Kripto Picu Risiko terhadap Stabilitas Keuangan Global

Jumat, 25 Februari 2022 | 20:48 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Dewan Stabilitas Keuangan atau Financial Stability Board (FSB) dalam laporannya menilai, aset kripto dapat memicu ancaman bagi ketahanan pasar keuangan dan stabilitas keuangan global. 

Berdasarkan laporan FSB bertajuk Penilaian Risiko terhadap Stabilitas Keuangan dari Aset Kripto, jika tren perdagangan aset kripto berlanjut dan tidak ada regulasi dan pengawasan yang efektif, risiko stabilitas keuangan dapat muncul, karena aset kripto semakin terhubung dengan sistem keuangan yang lebih luas.

Advertisement

Hal ini terutama terjadi di pasar negara berkembang. Selama 2020-2021, ada peningkatan partisipasi investor institusional dalam aset kripto, selain kepemilikan ritel aset kripto yang substansial.

"Tumbuhnya keterlibatan investor institusional dalam derivatif aset kripto dapat meningkatkan akses ke eksposur aset kripto dan meningkatkan risiko limpahan ke pasar inti, misalnya jika investor perlu menjual aset lain untuk memenuhi margin call pada posisi aset kripto mereka," tulis laporan tersebut, dikutip Jumat (25/2).

Baca juga: Kripto Anjlok Karena Ketegangan Rusia-Ukraina

Dalam laporan tersebut, FSB menyebut kketerlibatan institusional di pasar aset kripto, baik sebagai investor dan penyedia layanan, telah berkembang selama setahun terakhir, meskipun dari basis yang rendah. Bank-bank dan lembaga keuangan lainnya semakin bersedia untuk melakukan aktivitas dan mendapatkan eksposur ke aset kripto. Strategi investasi yang lebih kompleks, termasuk melalui derivatif dan produk leverage lainnya yang merujuk pada aset kripto juga telah meningkat. 

Jika pertumbuhan saat ini dan keterkaitan aset kripto dengan lembaga-lembaga tersebut berlanjut, dapat berimplikasi pada stabilitas keuangan global.

"FSB dan badan penetapan standar lainnya sudah bekerja sama untuk mengatasi ancaman yang terkait dengan ini. FSB akan terus memantau perkembangan dan risiko di pasar aset kripto, termasuk yang berkaitan dengan platform perdagangan aset kripto," tulis laporan tersebut.

Editor : Nida Sahara (niidassahara@gmail.com )

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN