Menu
Sign in
@ Contact
Search
Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Karyawan melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Melonjak Lebih dari 100%, BEI Suspend Saham PANI dan FORU

Selasa, 1 Maret 2022 | 07:51 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) dan PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) dipicu atas lonjakan harga kedua saham tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy mengatakan, sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PANI dan FORU, BEI melakukan penghentian sementara perdagangan sahamnya dalam rangka cooling down.

Baca juga: Akuisisi Anak Usaha Agung Sedayu Diumumkan, Saham Pratama Abadi (PANI) Langsung Auto Reject Atas

“Penghentian sementara perdagangan saham PANI dan FORU dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang dalam pengambilan keputusan atas saham PANI dan FORU,” tulisnya dalam pengumuman resmi di Jakarta, akhir pekan lalu.

Berdasarkan data BEI, harga saham BEI telah melonjak dari Rp 1.760 menjadi Rp 5.625 sepanjang Februari 2022 atau meningkat 219,6%. Sedangkan harga saham FORU telah melonjak dari level Rp 206 menjadi Rp 468 sepanjang Februari 2022 atau melonjak 127,14%.

Kenaikan harga saham tersebut dipicu atas rencana akuisisi 51% saham PT Bangun Kosambi Sukses (BKS) senilai Rp 6,49 triliun. Adapun pemegang saham BKS saat ini adalah 50% mencapai PT Agung Sedayu dan 50% lainnya PT Tunas Mekar Jaya.

Baca juga : Fortune Indonesia Belum Miliki Rencana Aksi Korporasi

Selain itu, BKS akan mengambil alih 51% saham PT Mega Andalan Sukses (MAS) senilai Rp 4,699 triliun. Kemudian, BKS juga bakal mengakuisisi 51% saham PT Cahaya Gemilang Indah Cemerlang (CGIC) senilai Rp 1,799 triliun. Latar belakang dari transaksi adalah upaya PANI dalam mengembangkan bisnis di bidang properti. Hal itu, jelas manajemen PANI, sejalan dengan bisnis pemegang saham, PT Multi Artha Pratama (MAP).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com