Menu
Sign in
@ Contact
Search
Astra Agro Lestari

Astra Agro Lestari

Potensi Kinerja Luar Biasa, Saham Astra Agro (AALI) Direvisi Naik ke Rp 20.000

Kamis, 10 Maret 2022 | 08:56 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - BRI Danareksa Sekuritas memberikan pandangan positif terhadap realisasi kinerja keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) sepanjang 2021. Begitu juga dengan perkiraan kinerja keuangan tahun 2022 direvisi naik sejalan dengan lonjakan harga komoditas minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Analis BRI Danareksa Sekuritas Andreas Kenny mengatakan, raihan laba bersih perseroan senilai Rp 2 triliun pada 2021 atau bertumbuh 136,6% dari pencapaian tahun 2020 telah melampaui target yang ditetapkan BRI Danareksa Sekuritas. Pencapaian tersebut setara dengan 112,1% dari proyeksi laba bersih yang diberikan BRI Danareksa Sekuritas.

Baca juga: Kenaikan Harga CPO Lambungkan Kinerja Astra Agro Lestari (AALI)

“Lonjakan laba bersih perseroan didukung atas lonjakan rata-rata harga jual CPO, meski volume penjualan komoditas tersebut justru mencatatkan penurunan, dibandingkan realisasi periode sama tahun 2021,” terangnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.

Terkait prospek kinerja keuangan Astra Agro tahun 2022, dia mengatakan, dengan lonjakan harga jual CPO dengan rata-rata menjadi MYR 5.900 per ton terhitung sejak awal tahun hingga awal Maret 2022 akan berimbas terhadap peningkatan laba bersih perseroan. Apalagi perseroan tidak memiliki penjualan forward CPO pada 2022 ini.

Perseroan, terang dia, berdasarkan informasi dari manajemen Astra Agro terungkap bahwa produksi tandan buah segar (TBS) akan pulih tahun ini. Perseroan juga diperkirakan membagikan divididen Rp 461 per saham tahun ini.

“Memang harga jual CPO telah meningkat pesat sepanjang tahun ini, tetapi diperkirakan kenaikan harga pembelian pupuk akibat lonjakan harga bahan baku akan menjadi faktor penekan pertumbuhan keuntungan perseroan. Hanya saja, kenaikan pembelian pupuk tersebut masih jauh di bawah kenaikan harga jual,” terangnya.

Baca juga: Harga CPO Tren Naik, Bagaimana Prospek Saham Astra Agro (AALI)?

Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk merevisi naik laba bersih Astra Agro tahun 2022 dari Rp 1,96 triliun menjadi Rp 3,39 triliun. Begitu juga dengan perkiraan penjualan direvisi naik dari Rp 23,25 triliun menjadi Rp 28,04 triliun. Sedangkan margin kotor (gross margin) direvisi naik dari 18,8% menjadi 21,5% dan margin bersih (net margin) direvisi naik dari 8,6% menjadi 12,1%.

Revisi naik target kinerja keuangan tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk menaikkan target harga saham AALI sebanyak Rp 1.000 menjadi Rp 20.000 per saham dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target tersebut juga mempertimbangkan valuasi saham AALI masih rendah merefleksikan PE tahun 2022 sekitar 6,6 kali. Kemarin, saham AALI ditututp naik Rp 350 (3%) menjadi Rp 12.000 per saham.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com