Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ruas Tol Kanci-Pejagan. (Foto: Waskita Group)

Ruas Tol Kanci-Pejagan. (Foto: Waskita Group)

INA Ambil Alih Dua Ruas Tol Waskita (WSKT)

Kamis, 10 Maret 2022 | 21:01 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Indonesia Investment Authority (INA) mengakuisisi dua cucu usaha PT Waskita Karya Tbk (WSKT), yakni PT Semesta Marga Raya (SMR) dan PT Pejagan Pemalang Toll Road (PPTR). Akuisisi tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian induk atau Heads of Agreement (HoA).

SMR merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang memegang konsesi ruas Tol Kanci-Pejagan. Sedangkan PPTR adalah BUJT yang memegang konsesi ruas Tol Pejagan-Pemalang. Keduanya merupakan anak usaha PT Waskita Transjawa Toll Road (WTTR) yang merupakan anak usaha PT Waskita Toll Road (WTR), unit usaha Waskita Karya.

Baca juga: Mantap! Waskita Karya (WSKT) Siapkan Unit Khusus untuk Proyek IKN

Di luar SMR dan PPTR, WTTR juga masih memiliki BUJT lain, yakni PT Transjawa Paspro Jalan Tol (TPJT) yang memiliki hak konsesi atas ruas Tol Pasuruan-Probolinggo. Namun, pada akuisisi ini, INA hanya akan mengambilalih SMR dan PPTR.

Direktur Utama WTR Septiawan Andri Purwanto menjelaskan bahwa penandatanganan HoA tersebut merupakan salah satu langkah awal dari rencana WTR untuk mendivestasi Waskita Transjawa Toll Road.

Saat ini, kata dia, ruas tol yang akan didivestasi adalah ruas Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang. Sedangkan ruas Tol Pasuruan-Probolinggo masih menyisakan konstruksi satu seksi yang perlu diselesaikan.

Baca juga: Dear Investor, Begini Skenario Penyelamatan Waskita Precast (WSBP)

Adapun penandatanganan HoA dilaksanakan dalam rangka untuk mendokumentasikan intensi INA dan WTR agar selanjutnya dapat mengimplementasikan langkah-langkah proses akuisisi kepemilikan saham WTTR.

“Sekarang INA sedang melaksanakan uji tuntas atau due diligence yang mencakup aspek ekonomi, trafik, teknis, hukum, keuangan, tata kelola lingkungan sosial, akuntansi, pajak, dan asuransi,” ungkap Septiawan dalam keterangan tertulis, Kamis (10/3/2022).

Tahap berikutnya adalah penandatanganan akta jual beli bersyarat. “Kami berharap, semua proses berjalan lancar sesuai dengan ketentuan, aturan, dan prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN