Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi aktivitas manusia dalam wujud avatar di platform Metaverse. (Gambar CoinLive.com)

Ilustrasi aktivitas manusia dalam wujud avatar di platform Metaverse. (Gambar CoinLive.com)

Masuk MURI, CAKRA dan Litedex Protocol Kolaborasi Garap Metaverse

Senin, 14 Maret 2022 | 14:32 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Perkembangan teknologi Metaverse di Indonesia mulai menunjukan kemajuan yang nyata. Hal ini terlihat dari kolaborasi Asosiasi Cipta Karsa Adikarya (CAKRA) dan Litedex Protocol yang melakukan 'Metaverse Signing Agreement' atau  penandatanganan kerjasama di metaverse pertama kali di Indonesia dan tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).

Metaverse Signing Agreement ini dilakukan langsung oleh Chief Executive Officer of Litedex Protocol, Andrew Suhalim, Ketua Asosiasi CAKRA, Ivan Chen dan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, secara virtual 3D di metaverse.

Kesepakatan ini menjadi momentum prestisius bagi perkembangan teknologi metaverse di tanah air, karena keduanya merupakan platform murni karya anak bangsa yang berorientasi global.

Sebagai asosiasi game developer dan blockchain developer, CAKRA dan Litedex Protocol akan melakukan kerjasama jangka panjang untuk pengembangan dunia metaverse tanah air. Untuk itu, dibutuhkan tenaga ahli yang mumpuni dalam jumlah besar.

Baca juga: Mau Hadirkan Metaverse untuk Semua, WIR Asia (WIRG) Gelar IPO

Menghadapi tantangan sekaligus peluang di era metaverse ini, Indonesia akan membutuhkan talent-talent yang berkualitas dan unggul seiring hadirnya teknologi baru seperti blockchain dan turunannya seperti NFT, play-to-earn games dan metaverse.

Industri-industri baru ini bisa membuka jutaan lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia. Dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, diperkirakan membutuhkan sekitar 15 juta tenaga ahli untuk mengembangkan proyek-proyek digital di dunia blockchain ini.

 Untuk mengejar perubahan dunia yang semakin cepat, Indonesia harus proaktif dalam menyesuaikan kurikulum baik di tingkat pendidikan vokasi maupun perguruan tinggi, tentunya harus bekerjasama dengan pelopor-pelopor yang ahli di bidangnya masing-masing. 

“Dengan talent-talent IT dan blockchain yang ahli di bidangnya, Litedex Academy berkomiten untuk membagikan pengetahuan teknologi blockchain dan turunannya kepada berbagai institusi pendidikan, untuk mengejar ketinggalan talent-talent Indonesia di tengah pesatnya perkembangan teknologi,” kata Chief Executive Officer Litedex Protocol, Andrew Suhalim, Senin (14/03/2022).

Seperti diketahui, beberapa tahun yang lalu Asosiasi CAKRA telah sukses menginisiasi project kolaborasi lintas sektor di Indonesia yang menghasilkan game esports bergenre MOBA pertama di Indonesia, dengan nama LOKAPALA. Asosiasi CAKRA juga berharap bisa melaksanakan program percepatan industri gim dengan skema knowledge transfer dalam project-based learning, yaitu dengan membangun 3-5 gim dengan skala besar dan melibatkan berbagai elemen dan institusi pendidikan yaitu pendidikan vokasi dan perguruan tinggi.

Baca juga: Leslar Metaverse Siap Tembus Pasar Global  

Blockchain akan menjadi salah satu teknologi strategis dalam industri gim dan berbagai bidang lainnya, untuk itu CAKRA bekerjasama dengan Litedex Protocol melalui Litedex Academy, menjalin kesepakatan untuk memberikan edukasi dalam teknologi blockchain, NFT dan game development, kepada siswa di 14.000 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Politeknik di seluruh Indonesia. Target ini sekaligus menjadi perwujudan visi CAKRA dan LITEDEX untuk menciptakan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat di sektor industri gim dan blockchain.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, dengan adanya edukasi secara intensif, diharapkan mampu menciptakan 'crypto savy' di tengah masyarakat Indonesia, seiring dengan meningkatnya pengguna kripto di Indonesia, sebanyak 4 juta pengguna di tahun 2020 hingga 11 juta pengguna di tahun 2021, dengan total volume transaksi mencapai 859,4 triliun.

“Sehingga besar harapan, dengan terjalinnya kerjasama antara CAKRA dan Litedex Protocol berupa edukasi blockchain ke 14.000 SMK dan Politeknik di Indonesia, Indonesia mampu menjadi pemain utama di sektor blockchain dan kedepannya aset kripto buatan Indonesia akan menjadi salah satu komoditas ekspor,” kata Jerry.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com