Menu
Sign in
@ Contact
Search
Petugas menghitung uang dolar AS di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petugas menghitung uang dolar AS di tempat penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Dolar Menguat Karena Sentimen dari Harga Minyak Mentah

Rabu, 16 Mar 2022 | 07:26 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Dolar pada perdagangan Rabu (16/03/2022) pulih setelah jatuh pada hari Selasa karena harga minyak yang bergejolak berdampak pada euro dan pasar bergulat dengan pentingnya pembicaraan antara Rusia dan Ukraina dan indikasi bahwa penguncian Covid akan menghambat pertumbuhan ekonomi di Tiongkok.

Indeks dolar terhadap mata uang utama naik kurang dari 0,1% di sore New York karena pasar menunggu pernyataan pada hari Rabu dari Federal Reserve AS setelah pertemuan tentang kebijakan moneter. Euro terakhir turun kurang dari 0,1% menjadi $ 1,0933 setelah naik hampir 0,5%. Pound Inggris naik 0,2% menjadi $ 1,3027. Yen Jepang melanjutkan perdagangan pada level terlemahnya terhadap dolar dalam lima tahun karena greenback naik 0,1% menjadi 118,335 yen.

Indeks dolar telah kehilangan hampir 0,5% semalam setelah harga minyak turun di bawah $100 per barel, memperkuat euro. Indeks pulih setelah minyak naik dari level terendah hari itu dan terakhir di $99,14, naik 3% sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari.

Minyak mentah berjangka Brent turun sebanyak 8% setelah kekhawatiran atas pasokan mereda oleh pembicaraan gencatan senjata Ukraina yang sedang berlangsung dan karena meningkatnya kasus Covid-19 di Tiongkok menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dan permintaan minyak yang lebih sedikit. Ekonomi Eropa dan mata uang tunggal sangat sensitif terhadap perang dan harga minyak.

Advertisement

Baca juga: Emas Berpeluang Turun Karena Harapan Negosiasi Rusia-Ukraina dan Outlook Penguatan Dolar AS

“Ini (penurunan harga minyak) mencerminkan harapan bahwa pembicaraan antara negosiator Rusia dan Ukraina mungkin mengarah pada solusi damai dan segera,” kata analis valas Commerzbank dalam sebuah catatan kepada klien.

Di pagi hari, pasangan mata uang utama relatif stabil karena pasar menunggu untuk mendengar pada hari Rabu nada komentar Federal Reserve AS tentang kebijakan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Pedagang ingin melihat apakah The Fed memberikan petunjuk tentang seberapa cepat akan menaikkan suku bunga lagi setelah mencapai kenaikan seperempat poin yang mereka harapkan akan diumumkan pada hari Rabu.

“Jalan yang ditetapkan The Fed untuk sisa tahun ini akan lebih menarik daripada kenaikan suku bunga aktual itu sendiri,” kata Minh Trang, pedagang senior FX di Silicon Valley Bank.

Pernyataan kebijakan dan proyeksi ekonomi The Fed akan dirilis pada pukul 14:00 EDT (18:00 GMT) dan akan diikuti oleh konferensi pers. Upaya bank sentral untuk menurunkan lonjakan inflasi tanpa memicu resesi ditantang lebih lanjut oleh dampak perang Ukraina.

Baca juga: Biden Perintahkan Lembaga AS Menciptakan Dolar Digital

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan pada hari Selasa bahwa Kyiv siap untuk menerima jaminan keamanan yang menghentikan tujuan jangka panjang dari keanggotaan aliansi NATO, yang ditentang Moskow.

Pembicaraan damai dengan Rusia, melalui tautan video, dilanjutkan pada hari Selasa, pertama kali putaran pembicaraan berlangsung di hari kedua. Kenaikan dolar sejak Mei tahun lalu membuat nada komentar Fed pada hari Rabu lebih penting.

Keuntungan baru-baru ini datang pada status safe haven selama perang Ukraina dan ekspektasi bahwa suku bunga AS akan naik lebih cepat daripada suku bunga pada mata uang lainnya. Bank of Japan, misalnya, diperkirakan tidak akan menaikkan suku bunga saat rapat pada hari Jumat.

“Dolar berada pada level yang cukup tinggi. Kami akan membutuhkan kejutan hawkish dari The Fed untuk melihat kenaikan lebih lanjut, tapi saya pikir batasannya cukup tinggi untuk itu,” Matthew Ryan, analis pasar senior di Ebury.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com