Menu
Sign in
@ Contact
Search
Harga timah di Pasar Fisik Timah Murni  Batangan yang diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) / Jakarta Futures Exchange (JFX), pada tanggal 19 Oktober 2021 mencapai US$ 39.800 per metrik ton.

Harga timah di Pasar Fisik Timah Murni Batangan yang diperdagangkan di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) / Jakarta Futures Exchange (JFX), pada tanggal 19 Oktober 2021 mencapai US$ 39.800 per metrik ton.

Pertumbuhan Laba Timah (TINS) akan Berlanjut, Target Harga Sahamnya Direvisi ke Rp 1.900

Rabu, 16 Maret 2022 | 13:35 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Timah Tbk (TINS) berhasil membukukan lonjakan kinerja keuangan sepanjang 2021. Meski sudah meningkat pesat, pertumbuhan laba bersih perseroan tetap terbuka hingga akhir tahun ini.

Kondisi tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham TINS dengan target harga direvisi naik dari Rp 1.800 menjadi Rp 1.900.

Baca juga: PT Timah (TINS) Bukukan Kenaikan Laba 483% Jadi Rp1,3 Triliun

Tahun lalu, Timah berhasil membukukan laba bersih Rp 1,52 triliun, dibandingkan rugi bersih tahun 2020 senilai Rp 341 miliar. Padahal, pendapatan perseroan turun dari Rp 15,21 triliun menjadi Rp 14,60 triliun. Lonjakan laba bersih didukung kenaikan harga jual produk perseroan.

“Raihan laba bersih tersebut setara dengan 140% dari target yang ditetapkan BRI Danareksa Sekuritas dan mencapai 138% dari perkiraan konsensus analis. Lonjakan ini didukung penguatan harga jual timah global thaun 2021,” ujar analis BRI Danareksa Sekuritas Hasan Barakwan melalui risetnya.

Lonjakan harga jual timah menjadikan margin keuntungan bersih (net margin) perseroan melambung dari 1,4% pada 2020 menjadi 15,3% pada 2021. Padahal, volume penjulan perseroan sebenarnya mengalami penurunan yang berimbas terhadap penurunan pendapatan perseroan tahun lalu.

Baca juga: Ini Harga Wajar Saham PT Timah Tbk (TINS)

Terkait kinerja keuangan perseroan tahun 2022, dia mengatakan, diproyeksikan lanjutkan pertumbuhan sejalan dengan proyeksi peningkatan volume penjualan dan rata-rata harga jual komoditas timah.

Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target laba bersih tahun 2022 dari Rp 844 miliar menjadi Rp 1,89 triliun. Begitu juga dengan estimasi pendapatan direvisi naik dari Rp 14,48 triliun menjadi Rp 18,58 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com