Menu
Sign in
@ Contact
Search
Alkindo Naramatama

Alkindo Naramatama

Jualan Moncer, Laba Bersih Alkindo Naratama (ALDO) Naik 50%

Kamis, 17 Maret 2022 | 11:24 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO) membukukan peningkatan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 50% menjadi Rp 75,8 miliar tahun 2021, dibanding periode yang sama tahun 2020 Rp 50,6 miliar.

Presiden Direktur Alkindo Herwanto Sutanto mengatakan, peningkatan laba bersih sejalan dengan kenaikan penjualan bisnis sub-grup kertas perseroan. Produk tersebut menjadi kontributor utama Alkindo sebanyak 65%, yaitu 38% berasal dari ECO Paper dan 27% dari Alkindo.

Baca juga: Alkindo Naratama (ALDO) Transformasi Jadi Perusahaan Hijau

Sedangkan sisanya disumbangkan sub-grup kimia mencapai 35% yang terdiri atas 17% Swisstex dan 18% ALFA. Sub-grup Kertas telah mendominasi penjualan bersih perseroan sejak akuisisi ECO tahun 2019. Adapun dari segi geografis, penjualan tahun 2021 didominasi pasar domestik sebesar 95% dan sisanya 5% untuk pasar ekspor.

Dengan demikian, selama 2021 Alkindo membukukan pendapatan sebanyak Rp 1,46 Triliun atau melonjak 32%, dibanding capaian tahun 2020. Menurut Sutanto, capaian positif ini tak lepas dari inovasi dan strategi perseroan untuk mengikuti perubahan tren pasar serta memenuhi kebutuhan industri.

“Alkindo sejak dua tahun terakhir telah masuk ke industri kemasan makanan (paper box) dan tas berbahan baku kertas (paper bag) untuk mendukung pasar FMCG, food and beverages (F&B) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tumbuh signifikan di masa pandemi,” jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (17/3).

Dia juga menyampaikan, sub-grup chemical ALDO yang terdiri dari PT Swisstex Naratama Indonesia (Swisstex) dan PT Alfa Polimer Indonesia (ALFA) tetap menguntungkan dan mendukung bisnis Grup akan membawa dampak positif bagi kinerja ALDO di masa depan. Terlebih, perseroan telah rampung melakukan peningkatan kepemilikan saham kedua anak usaha tersebut masing-masing dari 51% menjadi 99%, sehingga tahun ini ALDO optimis kontribusi dari sub-group chemical akan mendorong pertumbuhan kinerja lebih baik lagi.

Capex

Tahun ini, Alkindo Naratama menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) pada 2022 sebesar Rp 385 miliar yang akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi usaha kertas coklat atau Brown Eco Manufacturer (ECO) dengan memasang paper machine 2 (PM 2).

Baca juga: Tambah Kapasitas Produksi, Alkindo (ALDO) Siapkan Capex Rp 385 Miliar

Herwanto Sutanto mengatakan total capex yang disiapkan perseroan untuk pemasangan PM 2 pada 2022 sebesar Rp 385 miliar yang terbagi dalam dua tahun yakni 2021 dan 2022.

“Sekarang kami prosesnya masih memakai pinjaman bank. Tapi, kita harapkan sebagiannya dalam bentuk green loan. Apakah nanti bisa dalam bentuk bond? Kita masih melihat untuk me-review lebih lanjut. Paper machine kedua ini kita harapkan bisa di-commissioning pada Mei 2022,” jelas Herwanto.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com