Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pesawat Garuda Indonesia melakukan bongkar muat penumpang dan bagasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pesawat Garuda Indonesia melakukan bongkar muat penumpang dan bagasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Tangerang, Banten. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Verifikasi Tagihan 229 Kreditur Garuda (GIAA) Belum Tuntas, Nilainya Tembus Rp 139 Triliun

Senin, 21 Maret 2022 | 16:01 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) diperpanjang selama 60 hari atau sampai 20 Mei 2022.

“Berdasarkan putusan majelis hakim, PKPU Garuda diberikan perpanjangan selama 60 hari sampai dengan Jumat, 20 Mei 2022,” kata Anggota Tim Pengurus PKPU Garuda Indonesia Martin Patrick Nagel kepada Investor Daily, Senin (21/2/2022).

Baca juga: PKPU Garuda Indonesia (GIAA) Kembali Diperpanjang 60 Hari

Dia menambahkan bahwa sampai dengan 14 Maret 2022 terdapat 248 kreditur yang telah melakukan verifikasi dan untuk sementara nilai tagihan yang diakui Tim Pengurus sekitar Rp 46,64 triliun. Kemudian, terdapat 229 kreditur yang belum melakukan verifikasi dengan nilai tagihan lebih dari Rp 139 triliun.

“Pada proses verifikasi sampai tanggal 14 Maret 2022, terdapat 248 kreditor yang telah selesai melakukan verifikasi dan tagihannya sementara diakui Tim Pengurus dengan nilai tagihan Rp 46.645.457.120.854. Kemudian terdapat kreditor yang belum selesai melakukan verifikasi sebanyak 229 kreditor dengan nilai tagihan sebesar Rp 139.106.720.976.211,” ungkap Martin.

Baca juga: Garuda Indonesia-Emirates Sepakat Perluas Jaringan ke-16 Rute Penerbangan

Sebelumnya, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko GIAA Prasetio sempat menegaskan bahwa Garuda akan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan terkait PKPU selama dalam periode PKPU dan perseroan akan memastikan kegiatan operasional, termasuk kegiatan penerbangan, tetap berjalan dengan normal.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN