Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. Foto: B1photo-Danung

Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. Foto: B1photo-Danung

Garuda (GIAA) Mayoritas Gunakan Boeing 737-800NG, Setipe dengan Pesawat China Eastern yang Jatuh

Rabu, 23 Maret 2022 | 16:14 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menyatakan terus memantau hasil evaluasi investigasi atas kecelakaan penerbangan pada pesawat Boeing 737-800NG di Tiongkok yang dioperasikan maskapai China Eastern Airlines pada Senin (21/3/2022).

Adapun Boeing 737-800NG menjadi salah satu jenis armada yang turut dioperasikan Garuda Indonesia untuk melayani penerbangan penumpang maupun kargo.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menegaskan, armada ini secara berkelanjutan juga telah melalui prosedur inspeksi berlapis serta pemeriksaan berkala lanjutan terhadap fitur-fitur vital maupun penunjang kelaikan pesawat B737-800NG dengan mengacu pada regulasi keselamatan penerbangan.

Baca juga: Duh, Garuda (GIAA) Harus Bayar Rp 1 M ke Kas Negara, Jika Terlambat Kena Denda 2% per Bulan

“Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi pesawat dalam kondisi serviceable dan optimal ketika akan terbang,” jelas Irfan dalam keterangan resmi, Rabu (23/3/2022).

Adapun dari data per November 2021, tercatat Garuda Indonesia mengoperasikan total 39 pesawat. 20 armada di antaranya atau 51% lebih merupakan tipe Boeing 737-800NG yang setipe dengan pesawat China Eastern yang mengalami kecelakaan.

Lebih lanjut, Irfan memastikan, pelatihan dan asesmen terhadap pilot juga dilaksanakan secara rutin, melalui pilot proficiency check pada simulator B737-800NG. Tujuannya, memastikan kapabilitas awak pesawat, mengenai mitigasi safety dan pemahaman terhadap fungsi setiap sistem dalam operasional penerbangan pada tiap jenis armada telah dikuasai sepenuhnya.

Semua itu dilakukan guna menjaga aspek keamanan dan keselamatan penerbangan, sebagai fokus prioritas utama layanan penerbangan Garuda Indonesia.

Baca juga: Operasikan Pesawat Sejenis China Eastern yang Jatuh, Garuda (GIAA) Pastikan Inspeksi Berlapis

“Di tengah upaya pencarian pesawat dan korban pada penerbangan MU5375 China Eastern, kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa yang terjadi. Semoga seluruh pihak yang terdampak kejadian ini diberikan kekuatan dan ketabahan, serta proses pencarian pesawat maupun penyelidikan penyebab kecelakaan dapat segera dirampungkan dalam waktu dekat,” papar Irfan.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN