Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
GoTo Gojek Tokopedia. (Foto: Perseroan)

GoTo Gojek Tokopedia. (Foto: Perseroan)

Apakah GoTo Bisa Bantu IHSG Naik atau Malah Turun?

Minggu, 3 April 2022 | 08:15 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 April 2022. Penawaran umum tengah berlangsung hingga 7 April 2022.

Kalangan analis percaya masuknya GoTo ke bursa akan mengerek indeks saham teknologi dan indeks harga saham gabungan (IHSG). Bahkan GoTo diperkirakan bakal ikut mendorong IHSG ke level 7.400 pada tahun ini.

Advertisement

Equity research BNI Sekuritas Aurelia Setiabudi mengatakan, GoTo memiliki bisnis yang sangat luas, seperti layanan on-demand Gojek dan e-commerce Tokopedia, serta finansial Gopay. Ketiga bisnis ini dinilai memiliki kinerja yang baik ke depan.

Baca juga: Setelah Penawaran Umum, Komposisi Saham Free Float GoTo Tembus 66,51%

“GoTo memiliki bisnis yang menjanjikan. Sebagaimana diketahui, Gojek merupakan market leader, jadi kalau pemain luar mau masuk ke Indonesia akan sulit sekali. Indonesia adalah internet market ekonomi terbesar di Asean. Itu yang membuat pasar memberikan harga premium,” kata Aurelia.

Kemudian, Tokopedia juga merupakan leader di segmen e-commerce. Tokopedia memiliki kinerja yang sangat baik. Aurelia memperkirakan dalam waktu dekat perusahaan bisa membukukan profit.

Baca juga: Bakal Ampuhkah Greenshoe Jaga Stabilitas Harga Saham GoTo?

Adapun GoTo Financial juga menjadi penopang pertumbuhan GoTo, dimana potensi masyarakat yang belum memiliki akses keuangan sangat besar. Teknologi GoTo Financial ini akan membuka akses keuangan untuk masyarakat.

“Ini satu keunikan yang sulit untuk direplikasi atau disaingi oleh pemain lain. Jadi, saya lihat memang GoTo menjadi daya tarik di sektor teknologi. Karena itu, bisa memberikan sentimen positif terhadap IHSG,” tutur dia.

Sebagai informasi, indikasi dari market cap GoTo sekitar Rp 400 triliun atau sekitar 5% dari total market cap BEI. Dengan pembobotan sektor teknologi sebesar 5%, dan ketika GoTo melantai di bursa, maka pembobotan sektor teknologi akan naik menjadi 10%.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN