Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Darma Henwa Tbk. (Foto: Beritasatu.com)

PT Darma Henwa Tbk. (Foto: Beritasatu.com)

Darma Henwa (DEWA) Bidik Dana Rights Issue Rp 1,1 Triliun

Rabu, 6 April 2022 | 08:50 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Emiten di sektor kontraktor dan pertambangan Grup Bakrie PT Darma Henwa Tbk (DEWA) akan melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dengan kisaran dana hingga Rp 1,1 triliun.

DEWA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 22 miliar saham seri B baru dengan nilai nominal Rp 50 per saham. Adapun harga pelaksanaan rights issue ini ditetapkan sebesar Rp 50 per lembar saham.

Untuk merealisasikan aksi korporasi tersebut, perseroan akan meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 13 Mei 2022 mendatang. Adapun, perseroan bermaksud untuk melaksanakan dan menyelesaikannya dalam jangka waktu yang dianggap tepat dan wajar, namun tidak lebih dari 12 bulan sejak tanggal disetujuinya rights issue dalam RUPSLB. Penerbitan HMETD akan dilaksanakan sesuai dengan pernyataan efektif rights issue ini oleh OJK dan peraturan perundangan yang berlaku.

Baca juga: Darma Henwa Gandeng Fujian Haian Rubber

Manajemen DEWA mengatakan bahwa seluruh dana hasil rights issue setelah dikurangi dengan seluruh biaya, ongkos, dan pengeluaran lainnya yang terkait dengan PMHMETD, akan digunakan untuk pembayaran kewajiban keuangan dan modal kerja untuk kegiatan operasional.

"Manajemen perseroan berhak untuk melakukan penyesuaian terhadap penggunaan dana, dengan mempertimbangkan keadaan dan faktor-faktor lain yang dianggap layak," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI yang dikutip Rabu (06/04/2022).

Perseroan berkeyakinan bahwa rencana rights issue ini dapat berdampak positif terhadap kinerja keuangan, memperkuat kinerja operasional dan struktur permodalan perseroan. Selain itu, penambahan modal juga dapat memperbaiki rasio total liabilitas terhadap total ekuitas dengan pembayaran kewajiban keuangan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada perolehan laba perseroan. Selain itu, rights issue tersebut diharapkan dapat meningkatkan imbal hasil nilai investasi bagi seluruh pemegang saham DEWA.

Penambahan modal ini akan membuat rasio laba periode berjalan terhadap total aset (ROA) turun 0,03 persen, sehingga jumlah asetnya berupa persediaan yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan operasional ke depan, akan meningkat. Selanjutnya, rasio total Liabilitas terhadap total ekuitas turun 30,85 persen.

Adapun laporan keuangan yang digunakan untuk penerbitan saham baru dalam rangka PMHMETD ini adalah Laporan Keuangan periode 30 September 2021.

Total aset DEWA sebelum pelaksanaan PMHMETD ini mencapai sebesar US$ 574,93 juta, setelah pelaksanaan PMHMETD akan bertambah sebesar US$ 55 juta menjadi sebesar US$ 628,92 juta.

Baca juga: Begini Strategi Darma Henwa di Semester II

Total liabilitas DEWA sebelum PMHMETD mencapai sebesar US$ 302,28 juta, akan berkurang sebesar US$ 21,92 juta setelah PMHMETD menjadi sebesar US$ 280,36 juta. Sedangkan total ekuitasnya mencapai sebesar US$ 271,64 juta sebelum PMHMETD, dan nanti setelah PMHMETD akan naik sebesar US$ 76,92 juta menjadi sebesar US$ 348,56 juta. Kas dan setara kas DEWA tercatat sebesar US$ 25,89 juta sebelum dan sesudah PMHMETD.

Sementara itu, bagi pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya untuk melakukan pembelian saham baru, persentase kepemilikan saham di perseroan akan terdilusi sebanyak-banyaknya 50,17% setelah dilaksanakannya rights issue. Dalam paparan publik perseroan yang diselenggarakan November lalu, manajemen DEWA menjelaskan, tahun ini perseroan akan berupaya untuk meningkatkan produksi, baik overburden maupun batu bara dengan menggunakan peralatan yang dimiliki perseroan dan akan meningkatkan kapasitas melalui rental alat.

Darma Henwa juga akan mencari proyek baru, tidak hanya di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Perseroan akan berusaha mendapatkan proyek dari perusahaan non-affiliated, atau dari pihak ketiga. Tahun ini, perseroan juga akan memfokuskan belanja modal untuk pembelian major komponen yang akan digunakan sebagai capital spare. 


 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com