Menu
Sign in
@ Contact
Search
webinar OVO dan Bareksa 'Hindari Jebakan Investasi Ilegal' pada Rabu (6/4/2022).

webinar OVO dan Bareksa 'Hindari Jebakan Investasi Ilegal' pada Rabu (6/4/2022).

Ternyata, Tiga Faktor Ini Jadi Penyebab Masyarakat Terjerat Investasi Bodong

Rabu, 6 April 2022 | 21:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Belakangan investasi bodong marak terjadi di tengah masyarakat. Ternyata, ada tiga faktorpenyebab masyarakat mudah terjerat investasi bodong. Apa saja itu?

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengungkapkan, terdapat tiga faktor utama yang menyebabkan masyarakat terjerat dalam investasi bodong. Faktor pertama, sifat alami manusia yang ingin cepat kaya dan biasanya mudah tertipu dengan gaya hidup yang dipamerkan di platform media sosial atas hasil investasi. Faktor kedua, banyak masyarakat yang sudah mengetahui risiko dan kerugian tapi masih tetap nekat untuk berinvestasi ilegal dengan pikiran untuk meraih keuntungan daripada tidak sama sekali.

“Terakhir, faktor yang ketiga dimana masih rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat atas investasi dan perkembangan teknologi digital yang masif telah memberikan peluang bagi para investasi bodong,” ungkapnya di sela webinar OVO dan Bareksa 'Hindari Jebakan Investasi Ilegal' pada Rabu (6/4/2022).

Baca juga: Sebanyak Lebih dari 1 Juta Investor Reksa Dana Berhasil Digaet OVO dalam Setahun

Menurut Tongam, Satgas Waspada Investasi telah menutup 21 platform investasi ilegal sepanjang tahun 2022. Belakangan ini modus yang digunakan adalah binary option, robot trading, hingga pencatutan nama entitas resmi melalui media sosial seperti Telegram. Dalam kurun waktu 2011-2022, Satgas Waspada Investasi mencatat nilai kerugian masyarakat kurang lebih mencapai Rp 117,5 triliun dikarenakan adanya investasi bodong.

Dalam upaya mencegah terulangnya kasus penipuan tersebut, Tongam meminta masyarakat untuk memastikan kembali pihak yang menawarkan investasi tersebut telah memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan serta memiliki izin dalam menawarkan produk investasi dan tercatat sebagai mitra pemasar sebelum berinvestasi.

“Jika ada penawaran investasi, lakukan pengecekan 2L yakni legal dan logis. Legal artinya tanyakan izinnya dan logis artinya pahami rasionalitas imbal hasilnya,” tutur Tongam.

Presiden Direktur OVO & Co-Founder/CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra mengungkapkan, pihaknya ingin mendorong masyarakat agar memahami pentingnya investasi termasuk cara memilih produk dan layanan keuangan yang aman dan patuh terhadap regulasi serta perizinan yang telah ditetapkan pemerintah. OVO juga menekankan bahwa tidak mendukung segala kegiatan transaksi yang dilakukan platform tanpa izin dan legalitas resmi.

Baca juga: Kini, Top Up OVO Bisa Dilakukan di Ultra Voucher

“Untuk itu, seluruh kerjasama OVO dengan mitra dilakukan melalui uji kelayakan dari berbagai aspek termasuk aspek legal yang utama,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, sebagai bentuk nyata dari komitmen OVO dalam aspek keamanan informasi dan perlindungan data pribadi dalam menjalankan bisnis, OVO telah menerima sertifikasi ISO 27001 sejak tahun 2021. Dengan demikian, konsumen dapat bertransaksi secara aman dan nyaman. Untuk itu, OVO berkolaborasi dengan Bareksa menghadirkan OVO | Invest sebagai wujud nyata membuka akses layanan keuangan bagi masyarakat.

“Layanan ini menggarisbawahi komitmen kami untuk memberikan akses yang terjangkau, terpercaya, dan nyaman bagi masyarakat dalam mengelola investasi, terutama bagi para investor pemula yang ingin memulai berinvestasi. Dengan modal terjangkau mulai dari Rp 10 ribu, masyarakat sudah dapat berinvestasi, dan kami menyediakan fitur pencairan instan menjadi OVO Cash, yang semakin mempermudah para investor,” tutup Karaniya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com