Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nasabah melaukan transaksi menggunakan mesin ATM Bank Mandiri di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Nasabah melaukan transaksi menggunakan mesin ATM Bank Mandiri di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Kinerja Emiten Sektor Bank Memuaskan, Bagaimana dengan Prospek Sahamnya?

Jumat, 8 April 2022 | 08:29 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Emiten sektor perbankan menunjukkan tren perbaikan operasional hingga kinerja keuangan hingga kuartal I-2022. Bahkan, laba bersih mayoritas emiten bank diperkirakan melampaui konsensus Bloomberg.

Pertumbuhan laba bersih emiten sektor perbankan diperkirakan satu digit teratas didukung kuatnya pertumbuhan kredit. “Namun peningkatan inflasi, dibandingkan perkiraan semula, bisa menjadi tantangan baru terhadap kinerja saham emiten bank,” terangnya tim riset CGS CIMB Sekuritas.

Advertisement

Baca juga: Harga Komoditas Naik, DPK Perbankan Bisa Tembus Rp 600-700 Triliun

Berdasarkan perkiraan, CGS CIMB Sekuritas menyebutkan, pertumbuhan kredit perbankan diperkirakan mencapai satu digit paling atas pada kuartal I-2022. Hal ini sesuai dengan data agregat peningkatan kredit Februari 2022 mencapai 8%.

Terkait margin bungan bersih (net interest margin/NIM), menurut dia, cenderung stabil. Hal ini didukung biaya dana yang mengalami penurunan pada kuartal I-2022 dan rasio CASA naik menjadi 69% pada Februari 2022, dibandingkan Februari 2021 sekitar 66%.

Dengan kinerja sejumlah emiten perbankan yang sangat memuaskan hingga Februari 2022, dia mengatakan, target pertumbuhan laba bersih beberapa bank kemungkinan direvisi naik sejumlah analis setelah laporan keuangan kuartal I-2022 dirilis.

Sedangkan potensi peningkatan suku bunga sebanyak 50 basis poin terhadap sektor perbankan. Dia menyebutkan, hanya berimplikasi kecil terhadap NIM dan CASA sekor perbankan.

Baca juga: Kredit Membaik, Penempatan SBN Perbankan Bakal Susut

Berbagai faktor tersebut mendorong CGS CIMB Sekuritas mempertahankan overweight saham sektor perbankan dengan saham pilihan teratas PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

CGS CIMB Sekuritas mempertahankan rekomendasi add saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan target harga Rp 8.700, saham BBNI dengan target harga Rp 8.710, dan saham BBRI dengan target harga Rp 5.000.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN