Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Bank Aladin Syariah Tbk. Foto: IST

PT Bank Aladin Syariah Tbk. Foto: IST

Credit Suisse Sematkan Rating Outperform Bank Aladin (BANK) dengan Target Rp 3.400

Jumat, 8 April 2022 | 13:36 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Credit Suisse Sekuritas menyematkan rating outperform atas saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) dengan target harga Rp 3.400. Rating tersebut sejalan dengan penilaian bahwa bank yang diplot menjadi bank digital itu kompetitif dengan segmen pertumbuhan yang tinggi.

Dalam risetnya yang dikutip Jumat (08/04/2022), analis Hanel Topada dan Gregorius Gary dari Credit Suisse Sekuritas, meyakini bahwa ada tiga faktor yang membuat Bank Aladin dapat menjadi bank digital berbasis Syariah terbesar di Indonesia.

Advertisement

Pertama, Bank Aladin memiliki keunggulan kompetitif yang jelas atas KBMI 1&2, bank Syariah lainnya, dan BPR. Kedua, kemitraan strategis dengan Alfamart diharapkan dapat menurunkan biaya akuisisi pelanggan. Ketiga, memiliki positioning yang unik sebagai bank syariah modern.

Baca juga: Perusahaan Raksasa Asuransi Asal Tiongkok ZA Tech Beli Saham Bank Aladin (BANK)

Apalagi, sektor bank syariah memberikan peluang pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan bank tradisional. Hal itu karena perputaran sektor bank syariah pasca pembentukan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dan tata kelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang lebih kuat. Selain itu, pertumbuhan yang lebih tinggi.

“Kami percaya perbankan syariah relevan untuk pasar Indonesia. Kami mengidentifikasi sepuluh provinsi utama yang memberikan peluang pertumbuhan yang kuat di Indonesia dengan 49,9 juta keluarga untuk dilayani dan total pinjaman yang belum dilunasi lebih dari Rp 2,200 triliun,” tulis riset tersebut.

Bank Aladin juga memiliki daya tarik, yakni sebagai bank syariah O2O pertama dengan tumpukan teknologi modern. Untuk itu, Credit Suisse percaya bahwa Bank Aladin memiliki keunggulan kompetitif yang kuat, karena Bank Aladin memiliki landasan yang tepat dalam hal infrastruktur, permodalan, orang dan orang. Serta, memiliki kemitraan strategis dengan Alfamart. Ditambah memiliki potensi efek jaringan yang kuat.

Baca juga: Bank Aladin (BANK) dan Evermos Kolaborasi Permudah Akses UMKM

“Kami menggunakan model valuasi pendapatan residual untuk menangkap fase pertumbuhan tinggi Bank Aladin menjadi bank digital berbasis Syariah terbesar di Indonesia. Kasus dasar kami mengasumsikan CAGR pinjaman 50% untuk 2022-35E, sehingga Bank Aladin memperoleh 3%/6% pangsa pasar pinjaman pada 2030/35E dan menghasilkan masing-masing 40%/32% ROE. Selain itu, target harga kami sebesar Rp 3.400 menyiratkan nilai umur pelanggan (CLV) sebesar US$293/167 dari ekspektasi kami akan 12/21 juta pelanggan pada tahun 2030/35E,” tulis riset.

Namun, meski begitu ada beberapa risiko utama yang harus dibenahi yakni kualitas eksekusi dan basis modal yang lebih kecil dari perkiraan.

Pada penutupan perdagangan sesi I Jumat (08/04/2022), harga saham BANK terpantau ambles 40 poin (1,71%) ke Rp 2.300 per sahamnya.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN