Menu
Sign in
@ Contact
Search
Forex sudah ada sejak jaman Mesir kuno. Tepatnya lebih dari 2.000 tahun yang lalu, dianggap permulaan terjadinya transaksi Valuta Asing

Forex sudah ada sejak jaman Mesir kuno. Tepatnya lebih dari 2.000 tahun yang lalu, dianggap permulaan terjadinya transaksi Valuta Asing

Wow, Ternyata Pasar Forex Sudah Ada Sejak Mesir Kuno

Sabtu, 9 April 2022 | 12:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Forex adalah instrumen investasi yang cukup populer dan cara yang baik untuk mendapatkan penghasilan tambahan bagi sejumlah kalangan. Tapi pernahkah ada yang bertanya, bagaimana awal mula pasar Forex terbentuk? Sebelum era internet, sebelum semua broker Forex seperti OctaFX, Hotforex, Exness, atau FXopen beroperasi? Sudah berapa lama Forex ada di luar sana?

Abida Muttaqiena, seorang praktisi trading Forex, tidak banyak orang mengenal masa lalu Forex. Padahal, masa lalu ini menggambarkan bagaimana Forex berperan sebagai instrumen investasi yang andal selama bertahun-tahun. Bahkan, Forex sudah ada sejak jaman Mesir kuno. Dua abad terakhir sebelum era saat ini, lebih dari 2.000 tahun yang lalu, bisa dianggap sebagai permulaan terjadinya transaksi Valuta Asing. Pada era Mesir kuno, mata uang dalam bentuk koin logam mulia telah dipertukarkan satu sama lain, melahirkan apa yang sekarang dikenal sebagai Foreign Exchange (Forex) atau pasar pertukaran mata uang modern.

Baca juga: Gobel: Selain Pinjol, Forex Nakal Gentayangan di Daerah

Keluarga Medici yang sangat berpengaruh dalam dunia perbankan dan seni Renaisans, juga terkenal dengan pusat perdagangan keuangannya yang besar dan unik di Florence pada abad ke-15. Pada saat itulah pertukaran mata uang naik pamor dan mencapai kemajuan yang tak terduga sebelumnya. “Keragaman budaya, pasar, komoditas, dan mata uang berkontribusi menjadikan Valuta Asing sebagai kebutuhan perdagangan dunia, bukan lagi hak istimewa yang eksotis,” ucap Abida dalam keterangan pers, Sabtu (9/4/3033).

Setelah Florence, hadirlah Amsterdam dengan pasar keuangannya yang semarak. Forex terus berkembang menjadi pasar yang kuat sejak abad ke-17 hingga beberapa ratus tahun berikutnya, menyebar ke pusat-pusat keuangan baru di London, New York, Paris, Frankfurt, dan Berlin. Selama periode tersebut, dibutuhkan modal awal dalam jumlah besar untuk berpartisipasi dalam pasar ini.

Beberapa dekade setelah dua perang dunia abad ke-20, setelah konferensi Bretton Woods (1944) serta keputusan presiden AS Richard Nixon untuk mengakhiri suku bunga tetap dan standar emas (1971–73), dimulailah era 'sistem nilai tukar mengambang bebas' di seluruh dunia. Pada era ini, mata uang fiat dolar AS menjadi mata uang cadangan dunia yang tak terbantahkan.

Salah satu broker Forex modern pertama yang muncul karena dan di sekitar reformasi moneter AS yang monumental ini adalah perusahaan Inggris 'Dusrolgraph Ltd'. Perusahaan ini mulai beroperasi sejak tahun 1965, kemudian delapan tahun kemudian berganti nama menjadi 'Monecor (London) Ltd'. Perusahaan bertransformasi lagi sebagai 'TradIndex' pada tahun 2002, kemudian berubah menjadi 'ETX Capital' yang dikenal sekarang.

Baca juga: GIC Resmi Luncurkan Aplikasi Mobile Trading Forex dan Kripto

“Banyak perusahaan serupa lainnya menjalani transformasi pada periode perdagangan Valuta Asing elektronik ini hingga lebih terpengaruh oleh Internet—dapat diakses oleh hampir semua orang yang memiliki koneksi ke world wide web. Ini menandai era definitif demokratisasi Forex di mana pasar mulai dapat diakses oleh masyarakat umum dan bukan hanya orang-orang tertentu,” papar Abida.

Peluang Saat Ini

Menurut Abida, teknologi modern berdampak besar di pasar keuangan dengan mendekatkannya ke dalam kehidupan kita, termasuk Forex. Dan salah satu pencapaian Internet terpenting adalah penciptaan dan aksesibilitas broker Forex global modern, seperti OctaFX, FBS, atau InstaForex.

Perusahaan-perusahaan tersebut biasanya memiliki kelengkapan dokumen yang memungkinkan mereka untuk menawarkan layanan keuangan global kepada klien di seluruh dunia, yang berarti di mana saja dan kepada semua orang. Mereka menawarkan layanan dan kondisi trading yang sangat disukai dan cocok untuk investor.

“Lebih dari 1.200 broker menyediakan layanan mereka di seluruh dunia saat ini. Ada sekitar 10 juta trader individual di seluruh dunia yang menggunakan layanan mereka. Lebih dari 70% diantaranya tidak memiliki pengalaman trading lain sebelum menjajal Forex,” papar Abida.

Lebih lanjut Abida menagtakan, desentralisasi sangat penting bagi pasar Forex, dan telah menjadi atribut utama sejak awal kehadirannya. Forex saat ini beroperasi secara online, tanpa kecuali, serta mencakup berbagai wilayah, komoditas, dan mata uang nasional yang berbeda. Desentralisasi berjalan seiring dengan tren demokratisasi yang disebutkan di atas.

Baca juga: Ini Perbedaan Transaksi Forex Murni dan Binary Option

Berkat desentralisasi dan demokratisasi pasar, kita sekarang tidak harus menjadi investor kaya dengan modal melimpah untuk berpartisipasi dalam pasar Forex modern. Seseorang hanya perlu memiliki US$ 100 atau kurang dari itu, berikut ketekunan dan kesungguhan untuk trading dalam berbagai komoditas (termasuk emas) dengan leverage.

Pada dasarnya, leverage adalah kredit virtual yang diberikan oleh broker kepada klien. Leverage memungkinkan trader untuk bertransaksi dalam volume kontrak yang relatif besar. Dan untuk mengakses semua itu, trader bisa berada di mana saja di dunia dengan koneksi internet.

Selain menyediakan leverage dan akses ke pasar, broker Forex terus menambahkan instrumen baru yang populer—terutama mata uang kripto. Kemajuan teknologi memainkan peran besar untuk menghadirkan peluang-peluang istimewa dan langka yang tidak ada dalam beberapa dekade yang lalu.

Akhir kata, lanjut dia, popularitas Forex dapat digambarkan dalam angka yang fantastis. Dengan volume trading harian sekitar US$ 6,6 triliun, Forex adalah pasar keuangan terbesar di dunia. Ini merupakan hasil dari evolusi pertukaran mata uang lintas batas yang terus berkembang. “Digitalisasi keuangan telah mengubah pasar Forex yang dahulu hanya dapat diakses oleh kalangan tertentu, menjadi suatu pasar yang terbuka bagi siapa saja melalui akses internet. Peluang dan kemudahan ini bisa menguntungkan bagi kita, tetapi harus disikapi dengan bijak,” tutupnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com