Menu
Sign in
@ Contact
Search
Armada kapal PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI). (Foto: Perseroan)

Armada kapal PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI). (Foto: Perseroan)

Pelita Samudera (PSSI) Fokus Peremajaan Aset dan Diversifikasi

Sabtu, 9 April 2022 | 11:58 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 10 juta atau setara Rp 143 miliar tahun ini. Sebagian besar dan capex akan digunakan untuk peremajaan aset.

Head of Corporate Communication PSSI Hariman Chalid menyampaikan bahwa selain peremajaan aset, perseroan berencana untuk melakukan diversifikasi produk angkutan. Sebab setiap produk seperti batu bara, nikel, dan komoditas lain memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

“Kita butuh kapal yang bisa mengakomodir komoditas lain selain batu bara. Alokasi yang paling besar adalah untuk peremajaan aset baik untuk ekspansi bisnis maupun ekspansi membeli kapal baru,” kata dia.

Hal ini sejalan dengan strategi perseroan dalam lima tahun ke depan. PSSI sudah menyiapkan strategi usaha di antaranya meningkatkan diversifikasi angkutan produk menyusul menurunnya porsi angkutan produk batu bara yang terjadi dari tahun ke tahun.

Baca juga: Pelita Samudera (PSSI) Cetak Rekor Pendapatan US$ 108,7 Juta

Hasilnya, pada 2019 komposisi angkutan produk batu bara sekitar 97% dan 3% non-batu bara. Kemudian, pada 2020, angkutan produk non-batu bara meningkat 10% termasuk dari produk nikel, bauksit, alumina, dan baja besi. Terbaru, pada 2021, angkutan produk non-batu bara kembali meningkat menjadi 29% yang didominasi dari angkutan produk nikel.

“Kita punya banyak permintaan angkutan nikel karena nikel memang sedang berkembang di Indonesia. Pemerintah juga sedang membangun pabrik atau smelter untuk nikel karena akan ada proyek mobil listrik dan nikel merupakan salah satu komponen atau bahan utama untuk mobil listrik,” paparnya.

Strategi lain, lanjut Hariman, perseroan bakal melakukan peremajaan aset. Bagaimanapun, seiring dengan diversifikasi produk yang dilakukan, tentu PSSI memerlukan aset-aset atau armada-armada yang mampu menampung karakteristik produk angkutan non-batu bara, salah satunya nikel.

“Jadi, peremajaan aset, diversifikasi produk, menjaga aspek keuangan agar tetap sehat merupakan salah satu dari beberapa strategi usaha kita. Targetnya, di 2024 produk angkutan kita 50% batu bara dan 50% lainnya non-batu bara yang kita harapkan bisa dari nikel, biji besi, baja, dan bauksit yang sekarang lagi naik,” beber Hariman.

Adapun untuk target kinerja pada tahun ini, dirinya menyebut bahwa perseroan menargetkan dapat mempertahankan laba baik plus ataupun minusnya di kisaran 10%. Sedangkan dari sisi pendapatan akan dipengaruhi banyak faktor mulai dari volatilitas pasar, kondisi perekonomian global, ketegangan geopolitik, sampai kebijakan pemerintah yang pada Januari memberlakukan larangan ekspor sehingga mempengaruhi pendapatan.

Baca juga: Pelita Samudera (PSSI) Jual Kapal ke Hui Shun Maritime Hong Kong

“Tapi yang jelas, kalau dari sisi laba kita juga bisa dapatkan misalnya dari laba penjualan aset. Jadi yang kita coba pertahankan adalah laba supaya bisnisnya berkelanjutan,” tutur Hariman.

Sementara itu, Head of Investor Relations PSSI Nathanael Sutanto menambahkan bahwa hingga saat ini perseroan masih mengkaji untuk melakukan beberapa aksi korporasi seperti akuisisi, joint venture, dan lain-lain dalam upaya mengembangkan bisnis PSSI menjadi end to end user. Dengan demikian, akan ada bisnis-bisnis lain yang coba terus dikembangkan.

“Kami tidak menutup kemungkinan untuk ekspansi seperti menambah kapal, tapi harus di harga yang tepat,” pungkasnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com