Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Ada Listing GoTo, IHSG Bisa Rally ke 7.250

Minggu, 10 April 2022 | 22:12 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang rally ke level 7.250 dalam sepekan ke depan. Pemicunya aliran dana asing yang kian deras, menyusul peningkatan uncertainty risk di Eropa dan Amerika Serikat (AS). Sementara itu, pada Senin (11/4/2022), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akan mencatatkan sahamnya (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Adapun pada penutupan perdagangan Jumat (8/4/2022), IHSG berhasil mengukir rekor dan level psikologis baru, yaitu 7.200 atau tepatnya pada posisi 7.210,8.

Advertisement

Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan, akumulasi net buy asing dalam sepekan terakhir mencapai Rp 4 triliun. Sepanjang tahun ini, total net buy sebesar Rp 37,51 triliun. “IHSG berpotensi melanjutkan rally dan menguji level 7.250, jika bertahan di atas level 7.200 pada awal pekan,” kata dia.

Baca juga: Sejauh mana Dana Asing Mengalir ke BEI?

Meski demikian, Valdy mengingatkan pemodal untuk tetap mewaspadai profit taking, mengingat mayoritas saham yang menjadi mover IHSG telah memasuki area jenuh beli (overbought).

Pemodal bisa mencermati saham-saham commodity related yang belum jenuh beli dan masih menjadi top picks, antara lain INCO, TINS, MEDC, ESSA, AALI, dan LSIP. Adapun sentimen lain yang dapat mempengaruhi saham-saham tersebut adalah rilis data Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) Maret 2022 pada 15 April 2022.

Di sisi lain, listing saham GoTo juga bakal turut mempengaruhi pergerakan IHSG. Pengamat pasar modal dan founder Traderindo.com Wahyu Laksono memperkirakan, saham GoTo akan terus diburu selama beberapa hari setelah listing. Hal itu juga berkaca pada initial public offering (IPO) GoTo yang mengalami oversubscribed 15,7 kali.

“Masih akan ada upaya beli lebih lanjut oleh investor setidaknya di awal-awal listing hingga beberapa hari ke depan,” terang Wahyu.

Menurut dia, kemungkinan tren positif saham GoTo setelah listing juga seiring dengan pergerakan IHSG yang telah menyentuh all time high pada Jumat (8/4/2022).

Baca juga: Listing Senin, Bagaimana Arah Pergerakan Harga Saham GOTO?

Asumsi lainnya saham GoTo bakal diburu, menurut Wahyu, karena investor bisa terkena fenomena FOMO alias fear of missing out atau takut ketinggalan tren harga saham yang kemungkinan terus meningkat. “Asumsi lainnya ya investor masih mencoba membeli karena FOMO. Siapa cepat dia dapat. Sebelum ada tekanan koreksi, kalau begini yang rugi yang masuk belakangan,” sebut Wahyu.

Selain itu, dia menekankan, harga perdana saham GoTo Rp 338 yang dianggap lebih murah dibandingkan harga perdana saham PT Bukalapak.com (BUKA) Rp 850 tentu menjadi faktor pendorong tersendiri bagi investor. “Harga saham GoTo masih dianggap murah. Dan, saham GoTo juga akan masuk top market cap,” ujar dia. (C02)

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN