Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PUPR Pastikan Jalan Tol dan Jalan Nasional Selalu Dalam Kondisi Mantap

PUPR Pastikan Jalan Tol dan Jalan Nasional Selalu Dalam Kondisi Mantap

INA Teken Perjanjian Investasi dengan Hutama Karya dan Waskita (WSKT) Bernilai Rp 39 Triliun

Kamis, 14 April 2022 | 12:45 WIB
Lenny Tristia Tambun (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Lembaga Pengelola Investasi (Indonesia Investment Authority/INA) melakukan penandatanganan perjanjian induk (memorandum head of agreement) dengan PT Hutama Karya (Persero) serta konfirmasi dimulainya transaksi dengan Waskita Toll Road di Jakarta, Kamis (14/4/2022). Perjanjian strategis pembiayaan itu mencapai Rp 39 triliun.

Adapun perjanjian induk dengan PT Hutama Karya (Persero) untuk tiga ruas jalan tol di Trans Sumatera, yaitu ruas tol Medan-Binjai sepanjang 17 kilometer (km), Bakauheni - Terbangi Besar sepanjang 141 km, dan Terbangi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung sepanjang 189 km. Sementara perjanjian INA dengan PT Waskita Karya mencakup dua ruas tol, yaitu Trans Jawa yang menghubungkan Kanci - Pejagan sepanjang 35 km dan ruas Pejagan - Pemalang 58 km.

Baca juga: Jokowi Optimistis Infrastruktur Tol Tingkatkan Daya Saing Produk Indonesia

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, perjanjian antara INA, PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, dan Waskita Toll Road adalah transaksi investasi jangka panjang yang aman dan memberikan pendapatan stabil bagi INA, yang dimiliki pemerintah secara mayoritas. "Pada saat yang sama transaksi ini memberikan dana segar baru bagi PT Hutama Karya dan Waskita Karya, karena masih terus diberikan misi untuk melanjutkan pembangunan Tol Trans Sumatera, yang saat ini telah rampung untuk enam ruas sepanjang 531 dengan total target 24 ruas sepanjang 2.800 km," kata Menkeu di Jakarta Kamis (14/4/2022).

Pembangunan tol Trans Sumatera memiliki potensi traffic dan ekonomi besar sehingga memberikan ketahanan ekonomi nasional. "Karena ekonomi Indonesia tidak lagi tergantung pada satu lokasi, yaitu Pulau Jawa," ujar Menkeu.

Baca juga: Terkait INA, Jokowi: Saya Sangat Senang Telornya Pecah

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hadir dalam kesempatan itu optimistis ketersediaan infrastruktur yang mumpuni akan meningkatkan daya saing produk-produk yang dihasilkan Indonesia di pasar internasional. "Daya saing kita, produk-produk yang dihasilkan di negara kita akan sulit berkompetisi dengan negara lain apabila infrastruktur kita tidak baik," kata Presiden Jokowi saat menyaksikan penandatanganan.

Hadir pada kesempatan itu, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Direktur Utama PT Hutama Karya (Persero) Budi Harto, Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Tbk Destiawan Soewardjono, Direktur Utama PT Waskita Toll Road Septiawan Andri Purwanto, dan Ketua Dewan Direktur Indonesia Investment Authority (INA) Ridha Wirakusumah.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN