Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mitra10. (Foto: CSAP)

Mitra10. (Foto: CSAP)

Laba Bersih Melonjak 144%, Pengelola Mitra10 (CSAP) Lanjutkan Ekspansi Agresif

Minggu, 17 April 2022 | 19:19 WIB
Ely Rahmawati (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), pemilik jaringan ritel modern Mitra10 dan Atria, berhasil membukukan lonjakan laba bersih sebesar 144% menjadi Rp 220 miliar pada 2021 dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp 90 miliar.

CSAP yang berawal dari toko cat “Sentosa” seluas 40 m2 pada 1966 itu berhasil membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 14,24 triliun pada 2021, tumbuh 12,5% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 12,65 triliun. Penjualan barang beli putus tercatat sebesar Rp 13,5 triliun, sedangkan penjualan konsiyansi sebesar Rp 730,1 miliar sepanjang 2021.

Advertisement

“Kinerja apik sepanjang tahun lalu tersebut ditopang oleh dua segmen bisnis yang dimiliki perseroan, yakni segmen distribusi dengan kontribusi 64% dan segmen ritel sebesar 36% terhadap penjualan neto,” jelas manajemen CSAP dalam keterangan tertulis, Minggu (17/4/2022).

Baca juga: Incar Penjualan Rp 15 Triliun, Simak Strategi Catur Sentosa (CSAP)

Segmen distribusi yang melayani distribusi bahan bangunan, kimia, dan consumer goods itu tumbuh 12,7% pada 2021. Segmen ritel yang diwakili oleh Mitra10 dan Atria berhasil tumbuh 12%. Pencapaian ini merupakan catatan tersendiri mengingat keterbatasan operasi dan aktivitas semasa pandemi.

Solidnya kinerja penjualan dan rendahnya kenaikan beban pokok penjualan barang beli putus berdampak positif terhadap laba kotor CSAP. Sepanjang 2021, laba kotor tercatat Rp 2,29 triliun, tumbuh 16,1% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 1,97 triliun.

Kinerja positif juga dibukukan laba usaha, setelah dikurangi beban operasional ditambah pendapatan usaha lain-lain. Laba usaha tercatat Rp 516,6 miliar, tumbuh meyakinkan 58,2%. Sedangkan laba sebelum pajak pada 2021 tercatat Rp 288,06 miliar, tumbuh 151% dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp 114,75 miliar.

Tahun ini, menurut manajemen, CSAP akan melanjutkan ekspansi agresif di segmen ritel modern. Perseroan berencana menambah 4 toko baru Mitra10 dan 4 toko baru Atria. Dari target tersebut, 1 toko baru Mitra10 ke-43 telah diresmikan pada Januari 2022 di kota Pekanbaru dan 2 showroom Atria ke-16 di Pekanbaru, Riau dan ke-17 telah diresmikan pada awal April 2022 di Pasar Baru, Tangerang.

Selanjutnya, Mitra10 akan menyusul di Cibinong – Bogor, Jakarta (Pondok Bambu), dan Lampung. Selain membuka toko baru, perseroan akan melakukan re-modelling di 4 toko lama Mitra10.

Dengan demikian, pada akhir 2022, CSAP akan memiliki 46 toko Mitra10 dan 19 toko Atria. CSAP optimistis target 50 toko Mitra10 akan tercapai pada 2023 dan menjadikan Mitra10 sebagai jejaring ritel modern terbesar dan terlengkap di Indonesia.

Tidak ketinggalan, segmen distribusi pun akan ditingkatkan kinerjanya dengan melakukan perluasan jaringan sebanyak 5 depo di area Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

Baca juga: Catur Sentosa Rampungkan Target Ekspansi Superstore Mitra10

Saat ini, CSAP memiliki 43 cabang distribusi bahan bangunan di 40 kota besar, 4 cabang distribusi kimia, dan 38 area distribusi consumer goods (FMCG). Pada segmen ritel, perseroan memiliki 43 gerai Mitra10, serta 17 gerai Atria di kota-kota besar di Indonesia seperti Jabotabek, Cikarang, Karawang, Cirebon, Yogyakarta, Solo, Sidoarjo, Semarang, Tegal Surabaya, Malang, Denpasar, Lampung, Palembang, Batam, Medan, Pekanbaru, Makassar, Balikpapan, dan Banjarmasin.

Tahun ini, CSAP menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 11% dan pertumbuhan laba bersih sebesar 18%. Perseroan menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 600 miliar. Adapun 80% dari capex dialokasikan untuk pengembangan segmen ritel modern Mitra10 dan Atria. Sisanya 20% akan digunakan pada segmen distribusi untuk ekspansi gudang, renovasi, peremajaan kendaraan, peralatan, dan teknologi.

CSAP menargetkan memiliki 100 toko Mitra10 pada tahun 2030. Rencana jangka panjang ini untuk melanjutkan target ekspansi 50 gerai Mitra10 yang akan tercapai pada tahun 2023.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN