Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), Metranet. Foto ilustrasi: Ist

Anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), Metranet. Foto ilustrasi: Ist

Diminta Bursa, Telkom (TLKM) Jelaskan Bisnis Smart Platform Metranet

Selasa, 19 April 2022 | 10:09 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) memberikan penjelasan terkait bisnis smart platform yang dikembangkan anak usahanya, PT Metra-Net (Metranet). Hal tersebut menindaklanjut permintaan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut VP Investor Relations TLKM Andi Setiawan, smart platform yang ada di Metranet terbagi menjadi dua. Pertama, SIPLAH TELKOM (Sistem Informasi Pengadaan Sekolah) yang merupakan platform pengadaan yang memiliki berbagai fitur logistik dan pembayaran terintegrasi yang pelanggannya adalah sekolah yang menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Platform ini merupakan mitra dari program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 40.000 sekolah dengan lebih dari 300.000 transaksi.

Baca juga: Melesat 19%, Telkom Raup Laba Rp 24,76 Triliun di 2021

Kedua, XOOPLY yang merupakan platform pengadaan dengan sistem approval dan logistik yang telah terintegrasi untuk membantu perusahaan yang menjadi penggunanya dalam memenuhi kebutuhannya. Saat ini, XOOPLY telah digunakan oleh lebih dari 300 perusahaan.

“SIPLAH TELKOM dan XOOPLY akan dikembangkan dengan menambahkan fitur-fitur yang memudahkan buyer dan seller dalam bertransaksi sehingga dapat menarik minat pelanggan baru,” terang Andi dalam keterbukaan informasi, Selasa (19/4/2022).,

Dia menambahkan, pendapatan Metranet diharapkan meningkat karena perkembangan platform SIPLAH TELKOM dan XOOPLY dan akan meningkatkan pendapatan TLKM seiring dengan bertambahnya transaksi dan diharapkan dapat mendorong jumlah dan nilai transaksi.

Andi menyebutkan, pendanaan yang dilakukan oleh Telkom kepada Metranet adalah dalam bentuk penyertaan modal dalam bentuk equity call. Dipilihnya bentuk pendanaan equity call adalah untuk memastikan keberlanjutan pengembangan smart platform di Metranet, khususnya untuk mendukung bisnis B2B commerce.

Baca juga: Bisnis Membaik, Harga saham Astra Otoparts (AUTO) Ditargetkan ke Rp 1.500

Dukungan lain yang diberikan oleh perseroan, antara lain kerja sama sales channel yang dimiliki perseroan untuk sosialisasi dan peningkatan awareness terhadap bisnis dari Metranet; Dan, pengaturan orkestrasi dan sinergi bisnis antara perseroan dan Metranet untuk memastikan pengaturan portofolio bisnis dan pengembangan bisnis di perseroan dan anak perusahaan.

“Melalui pendanaan ini perseroan mendukung persiapan kemampuan finansial serta kapabilitas Metranet dalam rangka menjadi smart platform yang membangun dan mengakselerasi ekosistem bisnis digital serta memberikan pengalaman digital terbaik bagi Indonesia,” terang Andi.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN