Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Indosat Tbk, (Foto ilustrasi: Perseroan)

PT Indosat Tbk, (Foto ilustrasi: Perseroan)

Ada Apa dengan Saham Indosat (ISAT)?

Jumat, 22 April 2022 | 10:03 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Saham PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison mengalami lonjakan pada beberapa hari ini.

Pada perdagangan 18 April 2022 saham ISAT ditutup naik 5,4% ke Rp 5.525. Kemudian, naik lagi pada perdagangan 19 April 2022 ke Rp 6.150 atau melesat 11,31%. Pada 20 April 2022, saham ISAT kembali melonjak 15,85% dengan ditutup di Rp 7.125. Secara akumulatif, saham ISAT melonjak 36,36% dari penutupan perdagangan pada 14 April 2022 sampai dengan 20 April 2022.

Advertisement

Baca juga: RUPS Hari Ini, Mitratel (MTEL) Agendakan Pembagian Dividen

Terkait lonjakan tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta penjelasan melalui surat tertanggal 20 April 2022. Hal itu terungkap dalam tanggapan Indosat di keterbukaan informasi pada Jumat (22/4/2022).

Namun demikian, Corporate Secretary ISAT Billy Nikolas Simanjuntak menyatakan bahwa sampai dengan 21 April 2022, perseroan masih mendalami permasalahan tersebut.

Baca juga: Ini Target Harga Saham Mitratel (MTEL) Menurut Konsensus Analis

“Perseroan masih mendalami masalah ini dan akan mengirimkan tanggapan kami sesegera memungkinkan,” terang Billy Nikolas dalam keterbukaan informasi, Jumat (22/4/2022).

Adapun pada perdagangan Jumat ini, saham Indosat dibuka di Rp 7.025 dan dalam satu jam perdagangan ditransaksikan di kisaran Rp 7.025-7.400. Untuk pasar reguler, saham ISAT diperdagangkan sebanyak 3.199 kali, dengan jumlah 5,5 juta saham, serta nilai transaksi Rp 39,9 miliar.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN