Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menara Astra International. Foto: dok. Astra

Menara Astra International. Foto: dok. Astra

Dahsyat, Laba Bersih Astra International (ASII) Melonjak 84% Pada Kuartal I 2022

Rabu, 27 April 2022 | 20:03 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 6,85 triliun pada Kuartal I 2022. Angka itu melonjak 84% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalumencapai Rp 3,72 triliun. Peningkatan laba tersebut seiring dengan kinerja yang lebih baik dari semua bisnis Grup. Khususnya, divisi alat berat dan pertambangan, otomotif, jasa keuangan, serta agribisnis.

Sedangkan pendapatan bersih konsolidasian ASII pada Kuartal I 2022 sebesar Rp71,9 triliun, meningkat 39% dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021. Nilai aset bersih per saham pada 31 Maret 2022 sebesar Rp4.427, meningkat 4% dibandingkan posisi pada 31 Desember 2021.

Advertisement

Kas bersih, tidak termasuk anak perusahaan jasa keuangan Astra International, mencapai Rp36,2 triliun pada 31 Maret 2022, dibandingkan Rp30,7 triliun pada akhir tahun 2021. Utang bersih anak perusahaan jasa keuangan ASII sedikit meningkat dari Rp39,2 triliun pada akhir tahun 2021 menjadi Rp39,3 triliun pada 31 Maret 2022.

Baca juga: Penyedia Pembiayaan Syariah Astra (ASII) Raih Pinjaman Bank Muamalat Rp 200 Miliar

Presiden Direktur Astra International (ASII) Djony Bunarto Tjondro mengatakan, grup membukukan kinerja yang baik pada kuartal pertama tahun 2022, didukung oleh pemulihan ekonomi domestik dan harga komoditas yang lebih tinggi. Meskipun situasi pandemi telah membaik, Grup diperkirakan akan terus menghadapi ketidakpastian dari Covid-19 dan tantangan eksternal lainnya.

“Namun demikian, didukung oleh posisi keuangannya yang kuat, Grup berada pada posisi yang tepat untuk mencari peluang bisnis baru guna mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” ungkapnya dalam keterangan pers, Rabu (27/4/2022).

Laba bersih Grup meningkat 84% menjadi Rp6,9 triliun, mencerminkan kinerja yang lebih baik dari semua bisnis Grup, khususnya, divisi alat berat dan pertambangan, otomotif, jasa keuangan, serta agribisnis. Pada divisi otomotif Grup, laba bersih meningkat 56% menjadi Rp2,2 triliun, yang mencerminkan peningkatan volume penjualan. Penjualan mobil Astra meningkat 44% menjadi 142 ribu unit dengan pangsa pasar meningkat dari 53% menjadi 54%. “Selama kuartal ini, telah diluncurkan 17 model baru dan 5 model revamped,” tambahnya.

Baca juga: Setelah Gojek, Sayurbox, Halodoc, Astra (ASII) Masih Punya Pipeline Start-up yang Dibidik

Djony menambahkan, penjualan Astra atas sepeda motor Honda menurun 6% menjadi 952.000 unit, yang disebabkan oleh masalah pasokan semikonduktor. Pangsa pasar juga mengalami penurunan. Selama kuartal ini, telah diluncurkan 1 model baru dan 6 model revamped. Bisnis komponen otomotif Grup dengan kepemilikan 80%, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 37% menjadi Rp 225 miliar pada kuartal pertama tahun 2022, terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan dari segmen pabrikan, pasar suku cadang pengganti dan ekspor.

Sedangkan Laba bersih divisi jasa keuangan Grup, Djony menyebut meningkat 50% menjadi Rp1,5 triliun pada Kuartal I 2022 dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan kontribusi bisnis pembiayaan konsumen. Nilai pembiayaan baru pada bisnis pembiayaan konsumen Grup meningkat 28% menjadi Rp24,7 triliun.

Untuk laba bersih Grup dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi meningkat 138% menjadi Rp2,6 triliun, disebabkan oleh kontribusi yang lebih tinggi dari penjualan alat berat, kontraktor penambangan dan pertambangan batu bara. PT United Tractors Tbk (UNTR), yang 59,5% sahamnya dimiliki Perseroan, melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 131% menjadi Rp 4,3 triliun. Penjualan alat berat Komatsu meningkat 146% menjadi 1.694 unit. Pendapatan dari suku cadang dan jasa pemeliharaan juga meningkat.

Baca juga: Astra (ASII) Bagikan Dividen Rp 194 per Saham, Totalnya Rp 7,85 Triliun

Sementara itu, lanjut Djony, laba bersih dari divisi agribisnis Grup meningkat 198% menjadi Rp385 miliar. Diantaranya, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) yang 79,7% sahamnya dimiliki Perseroan, melaporkan peningkatan laba bersih sebesar 198% menjadi Rp483 miliar. Sedangkan divisi infrastruktur dan logistik Grup mencatatkan peningkatan laba bersih sebesar 181% menjadi Rp118 miliar, yang disebabkan oleh kinerja bisnis jalan tol yang lebih baik.

Divisi teknologi informasi Grup, diwakili oleh PT Astra Graphia Tbk (ASGR), yang 76,9% sahamnya dimiliki Perseroan, mencatatkan laba bersih sebesar Rp12 miliar, dibandingkan Rp1 miliar pada kuartal pertama tahun sebelumnya, terutama disebabkan oleh peningkatan marjin operasi. Sedangkan laba bersih dari divisi properti Grup meningkat sebesar 8% menjadi Rp53 miliar, terutama karena pengakuan laba yang lebih tinggi dari Asya Residences.

Lebih lanjut Djony mengatakan, ASII membukukan kinerja yang baik pada kuartal pertama tahun 2022, didukung oleh pemulihan ekonomi domestik dan harga komoditas yang lebih tinggi. Meskipun situasi pandemi telah membaik, Astra International diperkirakan akan terus menghadapi ketidakpastian dari Covid-19 dan tantangan eksternal lainnya. “Namun demikian, didukung oleh posisi keuangannya yang kuat, Grup berada pada posisi yang tepat untuk mencari peluang bisnis baru guna mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” tutupnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN