Menu
Sign in
@ Contact
Search
Dimas Ardhinugraha, Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI).

Dimas Ardhinugraha, Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI).

Anti Utang Pasca Mudik, Penting Nih!

Minggu, 1 Mei 2022 | 17:00 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Setelah pemerintah mengizinkan masyarakat untuk mudik pada periode Idul Fitri tahun ini, timbul euforia, karena merayakan Lebaran di kampung halaman bersama keluarga besar dan bertemu teman masa kecil merupakan momen yang ditunggu-tunggu sebagian masyarakat.  Pengeluaran ekstra untuk momen mudik pun menjadi tak terhindarkan.

Memang ada THR dari perusahaan, namun jika ada pengeluaran ekstra yang melebihi batas kemampuan dapat membuat kita terjebak dalam lilitan utang pasca mudik. Untuk menghindari jeratan utang pasca mudik, berikut tips dari Dimas Ardhinugraha, Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI).

Baca juga: Tips Kelola Dana THR Melalui Investasi Reksa Dana, Simak Yuk!

1.Silaturahmi tanpa pamer

Ibadah puasa yang dilakukan dengan disiplin selama sebulan penuh seharusnya bisa melatih diri kita dalam mengendalikan hawa nafsu, termasuk naluri untuk pamer. Sejatinya, pulang kampung merupakan ajang silaturahmi yang penuh keakraban dan kehangatan.  Namun, terkadang sebagian dari kita belum bisa mengendalikan ego yang tinggi, ingin pamer kesuksesan dengan penampilan mentereng dan bagi-bagi angpao dalam jumlah besar.  Akibatnya, tentu saja pengeluaran menjadi bengkak. THR habis dan daftar tagihan utang menjadi panjang.

2.Hindari pengeluaran berlebih di kampung halaman

Cara efektif untuk menghindari pengeluaran berlebih adalah dengan membuat daftar rencana pengeluaran, mulai dari biaya transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga belanja oleh-oleh. Tanpa membuat rencana yang jelas, pengeluaran kecil-kecil pun dapat terakumulasi menjadi sekumpulan biaya yang besar. Maka, buatlah anggaran mudik. Berbeda dengan pengguna uang tunai yang akan mengerem pembelanjaannya ketika uang menipis, pengguna kartu kredit harus ekstra hati-hati dalam mengontrol pembelanjaan non-tunai ini. Jangan sampai usai mudik membawa oleh-oleh utang segunung.

Baca juga: Tips Kelola Dana THR Melalui Investasi Reksa Dana, Simak Yuk!

3.Ingat kebutuhan hidup lainnya

Saat mudik, terkadang kita lupa tentang tanggung jawab lainnya yang masih harus dipenuhi.  Misalnya, 1-2 bulan sesudah Lebaran akan ada beban pengeluaran untuk pendaftaran sekolah anak, perpanjang STNK kendaraan, dan lain-lain. Sebaiknya jangan habiskan THR, dan utamanya hindari berutang. 

4.Rencanakan keuangan untuk mudik selanjutnya

Bagi sebagian kalangan, mudik ke kampung halaman merupakan momen besar yang membutuhkan dana cukup besar.  Agar mudik tahun berikutnya lebih nyaman, sisihkan sebagian penghasilan bulanan untuk persiapan mudik tahun berikutnya. Dengan jangka waktu setahun ke depan, dana yang disisihkan dapat ditempatkan di reksa dana pasar uang atau reksa dana pendapatan tetap. Selain likuid, reksa dana juga sangat terjangkau (mulai dari Rp10 ribu), aman (diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan), dan menawarkan potensi imbal hasil yang menarik.

“Mudik Lebaran merupakan momen bahagia yang ditunggu-tunggu sebagian masyarakat. Nikmati momen ini dengan penuh kehangatan dan kesederhanaan tanpa beban keuangan di kemudian hari,” kata Dimas.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com