Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Primo Foodmart, salah satu gerai di bawah PT Matahari Putra Prima (MPPA) Tbk. Foto: mppa.co.id

Primo Foodmart, salah satu gerai di bawah PT Matahari Putra Prima (MPPA) Tbk. Foto: mppa.co.id

Penjualan Online Matahari Putra Prima (MPPA) Capai Rekor Tertinggi

Senin, 9 Mei 2022 | 20:53 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

TANGERANG, investor.id – PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) mencatat total penjualan sebesar Rp 1,69 triliun pada kuartal I-2022, meningkat 9,2% year on year (YoY) dengan pertumbuhan penjualan comparable stores sebesar 5,2%. Peningkatan tersebut mampu diraih perseroan ditengah pembatasan PPKM yang berdampak pada jam operasional toko, baik yang berlokasi mandiri maupun di dalam pusat perbelanjaan, serta anak-anak di bawah 12 tahun tidak boleh masuk dalam kondisi PPKM tertentu sehingga menyebabkan penurunan pengunjung dan kehilangan potensial bisnis.

Selain itu, peraturan Pemerintah yang menetapkan harga HET sebesar Rp 14.000 per liter untuk minyak goreng kemasan di pertengahan Januari, yang merupakan produk utama dan terpenting perseroan dalam ragam penawaran produknya, turut berdampak atas kelangkaan minyak goreng di pasar secara signifikan dan menciptakan tekanan dan tantangan atas pencapaian kinerja perseroan.

Advertisement

Terlepas dari kondisi penjualan yang menantang di atas, pangsa pasar MPPA terus bertumbuh mencapai 26,2% di akhir kuartal I-2022, dibandingkan dengan 24,7% di akhir tahun 2021, dalam sektor pasar 'supermarket dan hipermarket' menurut data NielsenIQ.

Baca juga: Matahari Putra Prima (MPPA) Bidik Kenaikan Transaksi Hingga 30% di Periode Lebaran

Chief Executive Officer MPPA Elliot Dickson menuturkan, dengan pelonggaran mobilitas masyarakat, tingkat PPKM dan jam operasional bisnis, penjualan April menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Hal ini membawa lebih banyak momentum peningkatan kinerja penjualan perseroan ke depan. MPPA pun mengubah arah pertumbuhan penjualan perseroan dan bersiap memasuki kuartal II dan periode berikutnya selama tahun 2022 untuk membawa MPPA ke pijakan yang tepat sebagai peritel modern FMCG terkemuka di Indonesia.

“Kami telah berada di jalur transformasi O2O yang baik dan akan melanjutkan fokus kami untuk menjalankan bisnis ritel kami, baik offline maupun online. Lebih banyak kolaborasi dengan para pelaku marketplace dan beberapa perluasan toko berukuran lebih kecil dan lebih efisien di lokasi mandiri berada dalam agenda utama dan prioritas kami untuk pelaksanaan yang berkelanjutan,” ungkap Dickson dalam keterangan resmi, Senin (9/5/2022).

Pada periode tersebut, bisnis e-commerce MPPA tercatat juga berhasil melanjutkan pertumbuhannya yang luar biasa sebesar 56,3% dan mewakili 7,3% dari total penjualan reguler di kuartal I. Hal ini tercapai sebagai hasil dari MPPA melanjutkan upayanya dalam memperluas dan memperkuat strategi omni-channel melalui kolaborasi promosi yang terfokus dan intensif dengan para mitra marketplace serta memperkuat bisnis online organiknya (Chat & Shop by WA & Hypermart Online).

Baca juga: Matahari Putra Prima (MPPA) Diselimuti Sentimen Positif, Ini Kata Analis...

“MPPA bangga dapat mencatatkan pertumbuhan penjualan yang solid pada MTD April 2022 seiring membaiknya situasi Covid19 dengan pelonggaran PPKM dan momentum kuat periode Lebaran,” kata Dickson.

Adapun, format ritel utama MPPA dan bisnis e-commerce berhasil mencatat pencapaian penjualan yang positif di bulan April. Misalnya saja, penjualan MTD April secara keseluruhan meningkat sebesar 26,6% YoY dan penjualan reguler (tidak termasuk penjualan online) meningkat 26,5% YoY, serta penjualan bisnis online atau e-commerce meningkat sebesar 81,0% YoY.

“Selama bulan April, perseroan fokus memanfaatkan momentum Lebaran dengan dua event promosi penting dan beberapa kegiatan lainnya dalam periode tersebut, sehingga menjadikannya sebagai periode Lebaran terkuat hingga saat ini dibandingkan dengan Lebaran 2019 (era pra-Covid),” ucap Dickson.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN