Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Penurunan IHSG dipicu pelemahan sejumlah sektor saham pada Rabu (27/4/2022) seperti saham sektor keuangan turun 0,64%, infrastruktur 0,56%, serta sektor transportasi dan logistik turun 0,86%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 2,41%, sektor material dasar 1,12%, dan sektor consumer non cyclicals 0,24%. Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Penurunan IHSG dipicu pelemahan sejumlah sektor saham pada Rabu (27/4/2022) seperti saham sektor keuangan turun 0,64%, infrastruktur 0,56%, serta sektor transportasi dan logistik turun 0,86%. Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 2,41%, sektor material dasar 1,12%, dan sektor consumer non cyclicals 0,24%. Beritasatu Photo/Uthan AR

Indosurya: IHSG Berpotensi Tertekan, ITMG dan TBIG Masuk Menu Saham Pilihan

Selasa, 10 Mei 2022 | 06:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Indosurya Bersinar Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi tertekan pada perdagangan Selasa (10/5/2022). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 6.711 – 7.002.

Baca juga:  Bersama Digital Infrastructure Akuisisi 62% Saham Tower Bersama (TBIG) Rp 45,22 Triliun

Advertisement

Indosurya Bersinar Sekuritas menyebut, pasca libur panjang pergerakan IHSG merespon market global yang mengalami tekanan sepanjang jeda libur IHSG. Pola gerak market masih terlihat memiliki potensi tertekan dalam jangka pendek.

Namun, Indosurya Bersinar Sekuritas menilai, saat ini kondisi masih berada di awal tahun dan secara year to date (ytd) capital inflow masih tercatat cukup besar, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian.

Baca juga: Bayan (BYAN) Kembali Masuk 10 Besar, Bank Jago (ARTO) Terpental

“Dengan target investasi jangka menengah ke panjang yang tentunya fokus tetap kepada saham saham yang memiliki fundamental kuat,” tulis Indosurya Bersinar Sekuritas dalam risetnya.

Indosurya Bersinar Sekuritas merekomendasikan menu saham pilihan yang dapat diperdagangkan pada hari ini, yaitu ITMG, TBIG, UNVR, AKRA, ASRI, SMCB, dan ROTI.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN