Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Solusi digital perlindungan data pribadi IMSecure dari Indosat Ooredoo. (IST)

Solusi digital perlindungan data pribadi IMSecure dari Indosat Ooredoo. (IST)

Cetak Laba Bersih, Target Harga Saham Indosat (ISAT) Direvisi Naik

Selasa, 10 Mei 2022 | 08:35 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) berhasil mencetak laba bersih pada kuartal I-2022. Raihan tersebut menggambarkan peluang berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan dari aktivitas operasional sepanjang tahun ini.

“Realisasi laba bersih perseroan senilai Rp 44 miliar pada kuartal I-2022 tersebut telah melampaui perkiraan kami. Keuntungan tersebut menggambarkan berjalannya rasionalisasi dan konsolidasi perseroan,” tulisnya dalam riset.

Advertisement

Baca juga: Sinergi dan Efisiensi Berlanjut, Begini Pandangan Analis terhadap Prospek Saham Indosat (ISAT)

Niko mengatakan bahwa ISAT telah menunjukkan dampak positif dari merger dengan Hutchison, seperti penurunan personnel cost menjadi 6,6% dari pendapatan, dibandingkan kuartal IV-2021 sebesar 7,2%. Angka tersebut memang masih lebih tinggi dibandingkan dengan personnel costs ISAT sendiri mencapai 6,2% pada kuarta I-2021.

Tidak hanya itu, dia mengatakan, Indosat, IM3, dan Hutchison berhasil memperkuat bran. Perseroan juga berhasil mengoptimalkan dua jaringan berbeda, peluang negosiasi ulang kontrak dengan perusahaan menara telekomunikasi setelah penggabungan tersebut. Hal ini diharapkan berdampak terhadap penurunan biaya perseroan.

“Tidak hanya itu, merger tersebut juga membawa banyak dampak positif bagi perseroan, seperti penguatan bisnis data center, dan pengembangan bisnis digital,”terangnya.

Berbagai faktor tersebut diharapkan tahun 2022 akan menjadi tahun kebangkitan Indosat dengan terjadinya lonjakan pendapatan. Indosat juga akan menjadi perusahanan yang mulai menguntungkan dari sisi kinerja operasional sepanjang tahun ini.

Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham ISAT dengan target harga direvisi naik dari Rp 7.200 menjadi Rp 8.000. Target tersebut juga mempertimbangkan laba bersih perseroan senilai Rp 286 miliar tahun ini, dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 6,75 triliun. Sedangkan pendapatan perseroan diperkirakan melonjak dari Rp 31,38 triliun menjadi Rp 44,90 triliun.

Pandangan positif terhadap saham ISAT juga datang dari tim riset Mandiri Sekuritas. Mereka menyebutkan bahwa Indosat berhasil mencetak pertumbuhan kinerja keuangan sesuai ekspektasi hingga kuartal I-2022. Pertumbuhan terseut diprediksi berlanjut hingga akhir tahun, apalagi adanya upaya perseroan untuk memperkuat sinergi dan efisiensi biaya melalui konsolidasi internal.

Baca juga: Indosat Ooredoo Gali Masa Depan Metaverse 5G

Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham ISAT dengan target harga Rp 8.000. Target harga tersebut juga mempertimbangkan peluang kenaikan biaya tarif oleh sejumlah perusahaant elekomunikasi, makin sehatnya kompetisi, dan penguatan ekonomi.

Indosat membkukan peningkatan pendapatan sebesar 48% dari Rp 7,34 triliun menjadi Rp 10,87 triliun pada kuartal I-2022. EBITDA juga menguat sebanyak 29,1% dari Rp 3,39 triliun menjadi Rp 4,38 triliun. Meski demikian laba bersih turun dari Rp 172 miliar menjadi Rp 129 miliar.


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN