Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi Bitcoin

Ilustrasi Bitcoin

Duh... Momentum BearishDapat Giring Bitcoin Ke Level US$ 28.500

Selasa, 10 Mei 2022 | 13:02 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Bitcoin (BTC) turun di bawah US$ 30.000 pada Selasa (10/5/2022) karena pasar keuangan tradisional dan aset kripto mengalami aksi jual yang disebabkan oleh pengetatan moneter agresif Federal Reserve AS serta kekhawatiran resesi. Penurunan terbaru meninggalkan Bitcoin pada level terendah 10 bulan dan harga terendah tahun ini.

Terakhir kali aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar turun di bawah ambang US$ 30.000 adalah pada 20 Juli 2021, ketika mencapai US$ 29.301 sebelum rebound.

“Kemerosotan kripto baru-baru ini secara ketat didasarkan pada aksi jual yang dipimpin oleh saham teknologi dan bukan fundamental untuk cryptoverse. Momentum bearish dapat membawa Bitcoin menuju level US$ 28.500, tetapi itu mungkin mulai menjadi tempat beberapa taruhan jangka panjang ikut bermain. Fundamental jangka panjang tetap berlaku untuk Bitcoin, tetapi kembali ke rekor tertinggi akan memakan waktu lama. Bitcoin akan mulai stabil ketika pertumpahan darah di Wall Street berakhir dan saat ini banyak investor masih dalam mode penjualan panik," kata Edward Moya, analis pasar senior di Oanda dikutip dari Coindesk, Selasa (10/5/2022).

Baca juga: Bitcoin di Bawah US$ 30.000, Turun 56% dari Level Tertinggi

Sementara itu, penurunan harga Bitcoin dalam beberapa pekan ini, membuat metrik Fear and Greed Index menunjukan posisi fase ketakutan ekstrem atau Extreme Fear. Faktanya, metrik tersebut berada dalam kondisi yang terburuk sejak akhir Januari lalu, ketika harga aset turun menjadi US$ 33.000.

Berdasarkan pantauan situs Coinmarketcap, Selasa pukul 13.00 WIB nilai Bitcoin berada di US$ 31.793,60, turun 5,13% dalam 24 jam terakhir dan turun 17,47% dibandingkan pekan lalu. Adapun, secara year to date BTC telah ambles 33,33%.

Bulan Mei biasanya merupakan periode musiman yang kuat untuk saham dan kripto. Alasannya secara historis, Bitcoin telah mengalami kenaikan transaksi 17% di bulan Mei dalam 9 tahun terakhir. Hal ini dapat memberikan kesempatan bagi investor untuk memasuki pasar setelah tiga bulan melakukan perdagangan sideways. Namun, melihat penurunan yang hebat dan banyaknya sentimen negatif, membuat pergerakan naik akan jauh lebih sulit.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com